Golkar Dumai Buka Penjaringan Bakal Calon Wali Kota

DUMAI (DUMAIPOSNEWS) – Partai Golkar Kota Dumai membuka penjaringan bakal calon wali kota Dumai masa jabatan 2024-2029. Pendaftaran sudah dimulai tanggal 20 April 2024 dan berakhir tanggal 25 April 2024 pukul 24.00 WIB.

“Bahwa penjaringan ini sudah kita mulai tanggal 20 April lalu. Kita jadwalkan sampai dengan tanggal 25 April di Sekretariat DPD Golkar Kota Dumai,” kata Ketua DPD II Partai Golkar Kota Dumai, Ferdiansyah, Selasa (23/04/2024)

Kongkowkuy

Penjaringan ini, kata Ferdi merupakan instruksi DPP Partai Golkar dalam rangka memberikan kesempatan kepada putra putri terbaik Kota Dumai untuk meneraju kota di pesisir timur provinsi Riau.

Sejak dibuka tanggal 20 lalu, hingga saat ini sudah ada tiga orang yang mendaftar.Termasuk Ferdiansyah sendiri.

“Selain saya sendiri, ada 2 orang lagi yang mendaftar. Soal siapa saja nanti kita publish setelah penjaringan selesai,” kata Ferdi.

Soal rekomendasi dari DPP Partai Golkar yang sudah menetapkan 4 nama sebagai bakal calon Wali Kota Dumai, Ferdi mengatakan masih berlaku. Namun demikian, tetap melalui tahap penjaringan.

“Intinya kita mencari yang terbaik. Terutama sekali dari kader-kader sendiri. Namun tidak tertutup kemungkinan dari luar Partai Golkar,” terang Ferdi.

Dari hasil penjaringan itu, tambah Ferdi, DPD II Partai Golkar akan melakukan survey elektabilitas terhadap masing-masing bakal calon. Survey dilakukan tiga tahap pada Bulan Mei, Juni dan Juli.

“DPP sudah menetapkan 14 lembaga survey untuk dipilih oleh masing-masing DPD II. Ketentuannya pada survey pertama dan kedua beda lembaga survey,” lanjut Ferdi.

Untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota, Partai Golkar tidak menetapkan mahar. Termasuk saat penjaringan.

“Intinya adalah hasil survey. Yang terbaiklah yang akan kita usung. Tidak ada mahar,” papar Ferdi.

Tentang kemungkinan dirinya maju sebagai bakal calon, Ferdi mengaku masih menunggu perkembangan. Baik kebijakan terhadap bakal calon maupun kebijakan partai.

Meski demikian, Ferdi mengaku telah melakukan komunikasi politik dengan sejumlah pimpinan partai dan sejumlah tokoh masyarakat di Kota Dumai. Termasuk penjajakan koalisi dengan partai lain.

“Komunikasi dengan berbagai pihak ini juga merupakan tugas yang dibebankan kepada saya selalu pimpinan partai di Dumai. Komunikasi juga dalam rangka penjajakan melakukan koalisi,” pungkas pria kelahiran Dumai 50 tahun yang lalu ini. (amb)