Karhutla Meluas di Bukit Kerikil

BENGKALIS(DUMAIPOSNEWS)- Kebakaran lahan (Karla) gambut semak belukar milik masyarakat di Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis terus meluas. Hingga, Minggu (1/9) lalu, lahan gambut yang terbakar itu sudah mencapai sekitar 50 hektar (Ha), hanya sekitar sehari luas lahan yang terbakar bertambah sekitar 20 hektar. Sebelumnya, Sabtu (31/8) di laporkan Karla di kawasan tersebut sekitar 30 Ha.

Selain itu, Minggu kemarin juga bermunculan titik api baru dan kebakaran juga menghanguskan perkebunan milik warga.  etugas gabungan, terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar, TNI Polri, Manggala Agni, terus berusaha melakukan upaya pemadaman dan pengendalian baik melalui darat maupun udara.

Kongkowkuy

Pengendalian Karla di darat petugas menggunakan alat berat excavator untuk membuat sekat dan menggali embung sumber air. Kemudian, pengendalian juga dibantu dengan water bombing melalui udara dengan helikopter.

“Saat ini petugas masih berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak menyebar lebih luas, pemadaman sulit dilakukan disebabkan minimnya sumber air dan akses jalan sulit, pemadaman juga dilakukan melalui jalur udara,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bengkalis, H Tajul Mudarris, Senin (2/9).

Titik api baru muncul di Jalan KM. 28 Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis. Pemadaman hanya melalui jalur udara atau water bombing, karena melalui jalur darat tidak ada akses ke lokasi kebakaran.

“Untuk saat ini masih melakukan pemadaman menggunakan water bombing. Untuk pemadaman darat tidak ada akses jalan,” katanya. (auf)

Penulis   : taufik

Editor     : yon