Hitungan Jam, Opsnal Polsek Mandau Berhasil Bekuk 2 Pelaku Penikaman. Seorang Masih Berusia 18 Tahun

DURI (DUMAIPOSNEWS.COM) – Korban pembunuhan terhadap warga asal Nias-Sumatera Utara yang dikenal dengan nama Putra alias Nias yang ditemukan berlumuran darah hingga meninggal dunia pada salah satu rumah sewa yang ditempati oleh korban di Jalan Pertanian Kelurahan Duri Barat Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis pada Senin (19/3) kemarin.

Korban ditemukan bersimbah darah pada dini hari oleh warga sekitar dengan luka pada paha sebelah kiri yang mana merupakan dari senjata tajam (sajam) yang digunakan oleh pelaku untuk melukai korban.

Kongkowkuy

Korban yang sempat mendapatkan perawatan intensif dari pihak RSUD Mandau akhirnya meninggal dunia akibat banyak kehabisan darah. Hingga hari ini Rabu (21/3) jenazah korban yang masih berada di lemari pendingin pihak rumah sakit masih menunggu keputusan pihak keluarga korban. Korban yang belakang merupakan seorang waria tersebut telah banyak dikunjungi oleh rekan-rekannya sesama waria untuk melihat jenazah korban yang terakhir kalinya.

Tragedi Putra alias Nias tersebut yang merupakan waria tersebut dimana pelakunya yang berjumlah 2 orang terus diburu oleh pihak kepolisian sektor mandau yang mana setelah kejadian pelaku melarikan diri dan meninggal korban dalam kondisi berlumuran darah. Konon kabarnya akibat sakit hati pelaku yang mana sepeda motornya dipinjam oleh korban namun karena terlalu lama dan pelaku jengkel hingga sempat terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku hingga terjadinya penganiyaan tersebut.

Kapolres Bengkalis, AKBP Abas Basuni Kepada Dumai Pos, Rabu (21/3) mengatakan awalnya telah terjadi penganiyaan terhadap seorang pria Putra alias Nias. Akibat penganiyaan tersebut korban Putra alias Nias meninggal dunia akibat senjata tajam. Pelaku yang berjumlah 2 orang terus dikejar oleh pihak kepolisian sektor mandau.

“Awal kejadian Senin (19/3) sekitar pukul 01 30 WIB bertempat di depan rumah kos yang dihuni oleh Putra alias Nias jalan Pertanian Kelurahan Duri Barat Kecamatan Mandau telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang dilakukan oleh pelaku. Korban (putra,red) alias nias sebelumnya meminjam sepeda motor milik pelaku untuk keperluan membeli nasi goreng. Namun karena korban pergi terlalu lama akhirnya sewaktu akan mengembalikan sepeda motor pelaku marah-marah kepada korban hingga terjadi pertengkaran mulut. Saat itu saksi berada di dalam rumah sesaat kemudian saksi mendengar korban meminta tolong kepada saksi lalu saksi langsung keluar dan melihat korban duduk sudah dalam keadaan mengeluarkan banyak darah dari bagian paha sedangkan pelaku sudah tidak ada lagi di tempat. Saat itu karena merasa takut, saksi meminta pertolongan kepada warga yang ada di sekitar tempat kejadian yang mana setelah pihak kepolisian datang ke lokasi kejadian saksi ikut pergi ke rumah sakit untuk mengantar korban dan saat itu kondisi korban masih dalam keadaan sadar. Atas kejadian tersebut korban banyak mengeluarkan darah dari luka tusukan di bagian paha kiri dan mengakibatkan meninggal dunia dan selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Mandau untuk penyidikan lebih lanjut, “ujar Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni.

Atas tragedi berdarah tersebut Pihak Kepolisian terus bekerja untuk mengejar pelaku yang mana hanya dalam hitungan jam saja pelaku berhasil diamankan dan langsung dibekuk oleh petugas kepolisian.

“Pada Selasa (20/3) sekitar pukul 16.00 WIB opsnal polsek mandau berhasil mengamakan salah seorang terduga pelaku setelah informasi didapat. Tim langsung mengintai kediaman BM dan melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku YF (24) warga Jalan Obor Kelurahan Duri Barat Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Setelah YF diamankan kemudian dilakukan pengembangan lagi untuk seorang terduga pelaku. MI (18) warga Jalan Damai Kelurahan Duri Timur Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. MI diamankan di salah satu cucian mobil di jalan Rangau. Sementara itu untuk barang bukti berupa pisau yang digunakam oleh pelaku berhasil juga diamankan setelah dilakukan pencarian oleh Opsnal Mandau. Kini kedua terduga telah diamankan di Mapolsek Mandau berikut dengan BB nya. Kedua terduga pelaku akan menjalani sejumlah pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut, “terang Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni.

Jenazah korban Putra alias Nias tersebut sampai siang ini (Rabu,red) masih berada di dalam lemari pendingin RSUD Mandau. Rencana nya jenazah korban akan dimakam kan di pemakaman umum yang mana pihak keluarga telah memberikan keterangan kepada pihak Kepolisian.

“Memang benar pihak keluarga telah datang dan saat ini pihak keluarga sedang mempersiapkan untuk pemakaman jenazah. Jenazah kini hanya menunggu penggalian untuk kemudian dimakam kan,”terang Sumber Dumai Pos. (dik)