BKSDA Pastikan Sapi Terkoyak-Koyak di Paluh Korban Harimau Sumatera

SIAK (DUMAIPOSNEWS.COM) – Akhirnya tim BKSDA Riau turun ke lokasi kejadian dimana ditemukan seekor sapi telah mati dalam keadaan terkoyak-koyak terutama bagian perutnya. Disekitar tempat kejadian perkara (TKP) juga ditemukan percikan darah dan potongan-potongan daging segar sapi. Kesimpulannya, BKSDA memastikan bahwa sapi tersebut betul korban dari amukan Harimau Sumatera (HS).

Sebelum Tim BKSDA Riau ini turun, sempat viral dimedia sosial video mengenai matinya seekor hewan ternak sapi yang terjadi lingkungan RT 08 RW 03 Dusun III Kampung Paluh Kecamatan Mempura Kabupaten Siak. Dalam video tersebut terlihat seekor sapi sudah tumbang dalam kondisi sebagian besar bagian perutnya terkoyak. Dari pembicaraan yang disampaikan di video tersebut dikatakan bahwa sapi sepertinya di bunuh HS.

Kongkowkuy

“Sapi ini gaes, sudah ditarik-tarik sama mbahnya, hingga digrudel-grudel. Kita tengok dulu jejaknya gaes, sangat luar biasa,” ujar suara divideo.

Informasi yang berhasil diperoleh dari Penghulu Kampung Paluh, Prayitno membenarkan adanya Harimau meng-amuk seekor sapi di wilayah Kampung yang dipimpinnya itu.

Bahkan dikatakannya tim BKSDA Riau juga telah turun dan menegaskan bahwa sapi memang korban dari Harimau Sumatera.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kedepannya maka Pemkam dan Bhabinkantibmas Kampung Paluh menyampaikan himbauan sebagai berikut;

1. Tingkatkan Kewaspadaan Pada Saat Berada Di Luar Rumah.

2. Tingkatkan Kewaspadaan Pada Saat Beraktifitas Di Kebun Dan Atau Pada Saat Melakukan Aktivitas Pemanenan Buah Sawit Di Kebun.

3. Tumbukan Rasa Saling Peduli Sesama Warga Khususnya Warga Masyarakat Kp. Paluh.

4. Apabila Ada Melihat Keberadaan Binatang Buas ( Harimau ) Tersebut Segera Menghubungi

A. Perangkat Kampung Kampung Paluh.
B. Bhabinkantibmas Kp. Paluh BRIPKA NOVI KURNIAWAN / 082258548338
C. Bhabinsa Kampung Paluh Kopda BUDIMAN 085373087897
B. BKSDA Kab. Siak BPK. BENISAK SILALAHI 081371079977

5. Diharapakan Jangan Menyebarkan, Meneruskan Dan Membuat Pernyataan Yang Tidak Bisa Dipercaya Dan Atau Yang Tidak Bisa Di Pertanggung Jawabkan Terhadap Sumber Tersebut. (Rel)