Belum Tahu! Ini 5 Manfaat Sehat Mengonsumsi Labu

DUMAIPOSNEWS.COM, JAKARTA– Buah labu tentu sudah tak asing bagi Anda. Buah berukuran besar dan berbentuk bulat – yang sering menjadi ikon acara Halloween – ini mudah ditemui di pasar dan swalayan. Labu memiliki rasa yang nikmat dan dapat diolah menjadi beragam makanan. Ada yang suka memakannya dengan cara dikukus, jadi bahan campuran kue, bahkan dibuat kolak untuk berbuka puasa.

Labu kaya akan berbagai nutrisi, seperti vitamin A, vitamin C, magnesium, dan potasium. Ia juga terkenal dengan kandungan beta-karoten yang kuat, sehingga mampu menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Kongkowkuy

“Mengonsumsi makanan yang kaya akan beta-karoten dapat mengurangi risiko pengembangan jenis kanker tertentu, melindungi diri kita terhadap asma dan penyakit jantung, serta menunda penuaan dan degenerasi tubuh,” kata dr. Muhammad Anwar Irzan dari KlikDokter.

Selain itu, ternyata masih banyak manfaat mengonsumsi labu lainnya. Apa saja? Dilansir dari Healthline, simak ulasannya sebagai berikut.

1. Penangkal radikal bebas

Radikal bebas adalah molekul yang dihasilkan oleh proses metabolisme tubuh. Meskipun sangat tidak stabil, ia memiliki peran yang bermanfaat, seperti menghancurkan bakteri berbahaya. Faktanya, radikal bebas yang berlebihan dalam tubuh dapat menciptakan stres oksidatif yang telah dikaitkan dengan penyakit kronis, termasuk sakit jantung dan kanker.

Labu mengandung antioksidan, seperti alpha-karoten, beta-karoten, dan beta-cryptoxanthin. Hal ini dapat menetralkan radikal bebas, menghentikan mereka dari merusak sel-sel Anda. Uji tabung dan penelitian pada hewan menunjukkan bahwa antioksidan ini melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan menurunkan risiko kanker, penyakit mata, dan kondisi lainnya.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Labu penuh dengan nutrisi yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Studi menunjukkan bahwa vitamin A dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan infeksi. Sebaliknya, orang yang kekurangan vitamin A memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah.

Labu juga mengandung vitamin C yang telah terbukti meningkatkan produksi sel darah putih, membantu sel-sel kekebalan bekerja lebih efektif, dan membuat luka cepat sembuh. Selain dua vitamin yang disebutkan di atas, labu juga merupakan sumber vitamin E, zat besi, dan folat yang baik. Semuanya juga telah terbukti membantu sistem kekebalan tubuh.

3. Menurunkan berat badan

Labu dianggap sebagai makanan padat nutrisi, tapi rendah kalori. Secara sederhana, labu adalah makanan yang ramah terhadap penurunan berat badan karena dapat dikonsumsi lebih banyak daripada sumber karbohidrat lain. Terlebih, labu menimbun sumber serat secara signifikan yang dapat membantu mengekang nafsu makan Anda.

4. Bagus untuk kesehatan kulit

Studi menunjukkan bahwa karotenoid seperti beta-karoten dapat bertindak sebagai tabir surya alami. Setelah dicerna, karotenoid diangkut ke berbagai organ, termasuk kulit Anda. Di sini, mereka membantu melindungi sel-sel kulit terhadap kerusakan dari sinar UV yang berbahaya.

Labu juga kaya vitamin C yang penting untuk kulit sehat. Tubuh Anda membutuhkan vitamin untuk membuat kolagen, protein yang membuat kulit Anda kuat dan sehat. Selain itu, labu mengandung lutein, zeaxanthin, vitamin E, dan antioksidan lainnya yang telah terbukti meningkatkan pertahanan kulit Anda terhadap sinar UV.

5. Atur tekanan darah
Kandungan kalium, serat, dan vitamin C pada labu juga berguna untuk kesehatan jantung Anda. Bahkan mengonsumsi kalium secara memadai hampir sama pentingnya dengan menurunkan asupan natrium untuk pengobatan hipertensi.

“Peningkatan asupan kalium juga terkait dengan penurunan risiko stroke, penurunan pembentukan batu ginjal, dan perlindungan terhadap kehilangan massa otot,” kata dr. Anwar.

Jadi, labu tidak hanya berguna sebagai pajangan untuk perayaan Halloween. Buah ini ternyata juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti yang dijelaskan di atas. Jika Anda juga ingin memetik manfaatnya, mulai sekarang, sertakan labu di dalam menu harian Anda.(HNS/ RVS/klikdokter)