Truk Tumbang, Puluhan Ton CPO Tumpah Mengalir Hingga ke Dranase Warga

DUMAI (DUMAIPOSNEWS.COM) – Truk tanki muatan Culd Palm Oil (CPO) tujuan PT Nagamas terbalik di gerbang pintu masuk Kawasan Pelabuhan PT Pelindo I Cabang Dumai, Senin (12/3) senja kemarin. Akibatnya, puluhan ton minyak CPO tumpah mengalir deras keselokan sepanjang Jalan Datuk Laksamana, Dumai Timur hingga ke permukiman warga setempat.

Atas kejadian itu, pihak Pelindo selaku pemilik pelabuhan langsung melakukan penutupan pintu gerbang gate I dengan menyiagakan petugas security didepannya pintu masuk. Terlihat juga terpasang line sebagai batas dilokasi kejadian.

Kongkowkuy

Warga sekitar memperkirakan kejadian sekitar pukul 18.30 WIB. Pantauan Dumai pos news, sekira pukul 22.00 WIB, tidak terlihat adanya penangan langsung dari pihak perusahaan atau human responsep, terlihat dengan jelas masih banyak sisanya cpo tumpah mengalir ke arah dranase kantor kesehatan pelabuhan dan sekitar persimpangan Jalan Yos Sudarso. Sejumlah masyarakat pun berbondong – bondong mengambil cpo di dalam dranase bahkan selokan warga.

“Kita kutip sisa cpo ini, katanya nanti bakal ada yang datang dan dibeli lagi dari kita,” ujar Karim (52) dari dalam selokan.

Humas PT Pelindo I Dumai, Agus mengatakan bahwa truk tersebut sekarang sedang ditangani oleh KSKP.” Truck yang tumbang rencananya akan segera akan dirolakasi hari ini (Selasa kemarin red), “sebutnya. Selasa (13/3) siang.

Ketika kembali dikonfirmasi terkait kondisi terkini, Agus mengatakan saat ini dilokasi sudah bersih dan telah ditangani semalam pasca kejadian. “Untuk lokasi suda bersih dan sudah kita tangani tadi malam, nanti saya koordinasikan lagi terkait lainnya,” sebut Agus.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Kota Dumai, Satria Wibowo dari Pekanbaru mengatakan belum mengetahui adanya kejadian tersebut.”Saya sedang di Pekanbaru, belum dapat laporan adanya kejadian tersebut, “ungkapnya, Selasa (13/3) siang.

Namun Bowo menegaskan akan menindak lanjuti kejadian itu. “Kita minta jika ada kejadian seperti itu harusnya segera dibersihkan dan harus ada sanksi, siapa pemilik barang. Dan ini akan dicek lagi, apakah berbeda pemilik barang dengan yang dituju, seperti mobil sebagai transportasi, saya akan minta anggota untuk turut, “tutup Bowo. (aga)

Komentar