LAGI, Ditemukan Cacing Pita di Kemasan Sarden

SUNGAI PAKNING(DUMAIPOSNEWS.COM)– Setelah warga Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti digemparkan dengan penemuan cacing pita pada kemasan kaleng ikan sarden merk Mackerel. Kini warga Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis juga menemukan cacing pita pada produk yang sama merek Hoki, Jumat (16/3) lalu.

Hal itu diungkapkan Yudi, salah seorang warga Desa Pakning Asal. Kepada sejumlah wartawan, Yudi mengaku baru saja membeli ikan sarden Mackerel merek Hoki di salah satu toko Sungai Pakning. Dan saat dibuka hendak dimasak ditemukan cacing pita yang mengumpal dan memenuhi daging ikan dalam kemasan tersebut.

Kongkowkuy

“Baru tadi pagi saya beli ikan sarden Mackerel, ketika hendak dimasak dan dibuka terlihat cacing pita di dalam kaleng serta dalam perut daging ikan sarden itu, langsung saja kami buang,” kata Yudi yang juga salah seorang Pegawai UPTD Damkar Siak Kecil ini.

Dikatakan Yudi, dia sudah melapor ke toko tempatnya membeli dan meminta pemilik toko tidak menjualnya lagi untuk konsumsi masyarakat. ”Bisa jadi seluruh produk ikan sarden Mackerel ini mengandung cacing pita, karena di Selatpanjang juga begitu, padahal tanggal expired-nya masih lama yaitu tahun 2020, tapi sudah ada cacing yang berbahaya,” kesal Yudi.

Menanggapi hal itu, Camat Bukit Batu Reza Noverindra langsung mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membeli produk ikan sarden mackerel sementara waktu, dan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Disperindag dan BPOM untuk memastikannya.

“Kita mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati membeli dan mengkonsumsi produk makanan, apalagi ikan sarden ini, untuk sementara jangan beli merk Mackerel karena warga kita sudah menemukan cacing pita di dalamnya, di Selatpanjang juga demikian. Oleh karena itu kita secepatnya akan berkoordinasi dengan Disperindag Bengkalis guna mengambil langkah-langkah selanjutnya,” tegas Reza.

Camat Bukit Batu ini juga minta kepada penjual baik di toko-toko, swalayan dan kedai-kedai kecil untuk sementara waktu tidak menjual produk ikan sarden kemasan merek Hoki demi menjaga kesehatan masyarakat ramai. (auf)

Komentar