Ditemukan Bersimbah Darah, Warga Asal Nias Tewas Setelah Menjalani Perawatan

DURI (DUMAIPOSNEWS.COM) – Kejadian kali ini kembali membuat gempar warga Jalan Pertanian, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis yang menemukan seseorang bersimbah darah dengan mengalami luka pada bagian paha kaki kiri.

Hasil rangkuman Dumai Pos dilapangan, Senin (19/3) awal mula kejadian diduga saat itu korban yang bernama asli Putra (29) meminjam sebuah sepeda motor milik rekannya untuk membeli nasi goreng. Namun karena korban yang terlalu lama membawa sepeda motor tersebut membuat pemilik sepeda motor menjadi emosi.

Kongkowkuy

Konon, kabarnya sempat terjadi cek cok mulut antara korban tersebut dengan pemilik sepeda motor sehingga tragedi penikaman terhadap korban tadi harus mendapatkan perawatan intensif. Korban yang sempat mendapatkan perawatan intensif dari pihak RSUD Mandau yang mana dibawa oleh rekan-rekannya akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Menurut keterangan rekan korban, Julia kepada awak media mengatakan.

“Korban ini kalau nama aslinya Putra kalau nama warianya Nia. Korban di Duri hampir lebih kurang 1 tahun lamanya. Korban sering datang ke rumah saya untuk minta makan dan juga meminjam pakaian saya. Sejak beliau sering main-main ke salon maka jarang ke rumah saya,” terang Julia.

Korban yang meninggal akibat tusukan pada paha sebelah kiri tersebut yang mana sebelumnya sempat mendapatkan perwatan pihak rumah sakit. Kejadian penikaman tersebut terjadi pada pukul 02.00 WIB di jalan Pertanian.

Masih menurut keterangan Julia atau yang akrab disapa Lia, “sekitar 3 hari yang lewat korban Putra alias Nia itu datang kerumah kemudian meminta makan. Sudah itu meminjam hp saya dan digunakan untuk berselfie. Saat itu saya mau hapus foto tersebut dilarang sama dia (korban, red) katanya simpan saja untuk kenang-kenangan karena nanti gak bakalan ketemu lagi sama dia. Dia juga sering meminjam hp saya untuk menghubungi keluarganya dikampung halaman namun saya tidak mengerti karena menggunakan bahasa kampungnya. Nanti akan coba saya komunikasi dengan keluarganya di kampung untuk menjemput jenazah nya di RSUD “tutup Yulia.

Korban yang sering main ke salah satu salon di jalan Pertanian dan menyewa rumah tak jauh dari salon tersebut. Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian yang konon kabarnya pelaku lebih dari 1 orang. (dik)