Wali Kota Dumai, H Paisal: Bijak Bermedia Sosial, Jangan Buat Narasi Berlebihan

DUMAI (DUMAIPOSNEWS) – Wali Kota Dumai H Paisal meminta warga kota untuk aktif mewujudkan Kota Dumai yang aman dan kondusif dengan bijak bermedia sosial.

“Jaga kondusifitas Kota Dumai, Bijak bermedia sosial dengan tidak membuat narasi berlebihan,” kata Paisal, Jumat (15/03/2023) malam menanggapi pengeroyokan sekelompok pemuda terhadap dua orang warga yang diketahui kakak beradik yang terjadi Rabu (13/03/2024) dinihari di jalan Budi Kemuliaan.

Kongkowkuy

Video pengeroyokan itu beredar di media sosial dengan narasi beragam dan ada yang mengarah seolah perseteruan antar kelompok.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan isu beredar di media sosial yang dapat memecahbelah,” kata Paisal seraya berharap semua pihak yang terlibat dapat bersama-sama menyelesaikan persoalan ini dengan baik.

“Di bulan baik ini marilah kita bersama-sama menjaga lisan dan tidak mempengaruhi hal-hal yang dapat memecahbelahkan kita,” tambahnya.

Sementara itu, pada Sabtu (16/03/2024), Musyawarah Adat Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai memutuskan bahwa pengeroyokan dan penganiayaan yang terjadi pada …. murni perkelahian antar pemuda.

“Tidak atas nama suku atau SARA. Melainkan hanya oknum. Penyelesian hukum secara pidana diserahkan ke ranah kepolisian,” demikian isi kesimpulan rapat.

Kemudian, sesuai aturan yang berlaku, meminta kepada ketua atau kepala suku yang warganya melakukan pengeroyokan, untuk menghadirkan pelaku penganiayaan ke Polres Dumai. Putusan hukuman adat ditetapkan setelah hasil penyelidikan polisi atau putusan hukum yang berlaku.

LAMR menegaskan tidak mengakomodir segala tindakan provokasi dan anarkis atas nama suku dan SARA.

LAMR Juta mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Dumai untuk menjaga situasi kondusif, aman, tertib dan damai dan meminta masyarakat untuk bijak bermedia sosial. (amb)