Tiga Tahun Dipimpin Wako Paisal, Realisasi PAD Kota Dumai Naik Signifikan

DUMAI (DUMAIPOSNEWS) – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Dumai selama kurun waktu tiga tahun terakhir (2021 – 2023), atau selama dipimpin Wali Kota H Paisal, mengalami kenaikan yang signifikan. Dari Rp 367 Milyar pada tahun 2021 menjadi Rp 566 Milyar pada tahun 2023 atau tumbuh 54,2 persen.

“Kenaikan PAD ini adalah bukti keseriusan Badan Pendapatan Daerah Kota Dumai dalam mengelola dan menjaga kesinambungan fiskal di daerah untuk membiayai pembangunan di Kota Dumai,” kata Sekretaris Bapenda Kota Dumai, Zulfikar saat Musrenbang 2024, Selasa (19/03/2024).

Kongkowkuy

Zulfikar yang mewakili Kepala Bapenda Kota Dumai merinci PAD Kota Dumai pada tahun pada tahun 2021 sebesar Rp. 367 Milyar, sementara total pendapatan Kota Dumai sebesar Rp 1,2 Triliun. PAD memberikan kontribusi sebesar 28,5 persen.

Tahun 2022, PAD Kota Dumai sebesar Rp. 464 Milyar dan total pendapatan Kota Dumai sebesar Rp. 1,3 Triliun. Kontribusi PAD pada pendapatan Kota Dumai sebesar 33,8 persen.

Tahun 2023, dari total pendapatan Kota Dumai sebesar Rp. 1,9 Triliun, PAD memberikan kontribusi sebesar Rp. 566 Milyar atau 29,6 persen.

“Dari total PAD, pajak daerah memberikan kontribusi terbesar. Tahun 2024 mendatang kami proyeksikan rata-rata 65 persen,” kata Zulfikar.

Pajak daerah tahun 2021 menyumbang kontribusi sebesar Rp. 185 Milyar. Tahun 2022 naik menjadi Rp 226 Milyar dan Rp. 358 Milyar pada tahun 2023.

Menyusul kemudian lain-lain pendapatan yang dah. Selama tiga tahun berfluktuasi sebesar Rp. 155 Milyar pada tahun 2021, naik Rp 204 Milyar pada tahun 2022 dan turun menjadi Rp 163 Milyar pada tahun 2023.

Diurutan ketiga yang memberikan kontribusi pada PAD adalah sektor retribusi daerah. Tahun 2021 sebesar Rp. 23,7 Milyar, naik Rp 32,2 Milyar pada tahun 2022 dan Rp. 43 Milyar pada tahun 2023.

“Ada tiga faktor penyebab kenaikan PAD. Pertumbuhan ekonomi regional, inflasi dan indeks harga konsumen serta perubahan kebijakan pemerintah,’” lanjut Zulfikar.

Bapenda Kota Dumai juga terus menganalisa potensi pajak daerah, pemutakhiran basis data pajak daerah, sosialisasi dan peningkatan pelayanan pajak daerah, pembinaan dan pengawasan pengelolaan pajak daerah, pengembangan kebijakan pajak daerah serta evaluasi dan pelaporan kinerja. (amb)