Minimalisir Musibah Kebakaran, Ini Rencana Wali Kota Dumai H Paisal

DUMAI (DUMAIPOSNEWS) – Wali Kota Dumai H Paisal menggagas dan merencanakan sejumlah program untuk meminimalisir musibah kebakaran di Kota Dumai.

“Ada sejumlah program yang tengah disiapkan oleh Pemerintah Kota Dumai. Ini merupakan ide dan gagasan Wali Kota Dumai H Paisal,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Dumai, Zulkarnain usai upacara peringatan HUT Damkar ke 105 di Dumai, Kamis (07/03/2024).

Kongkowkuy

Pertama, membentuk Relawan Pemadam di tingkat RT masing-masing sebanyak 3 orang. Mereka merupakan perpanjangan tangan Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Dumai dalam pencegahan dan penanggulangan.

“Mereka ini jadi perpanjangan tangan Dinas Damkar dan melakukan tindakan awal saat terjadi musibah kebakaran di pemukiman warga,” terang mantan Camat Sungai Sembilan ini.

Dari data yang ada, kata Zulkarnaen, penyebab terbanyak terjadinya kebakaran adalah kelalaian. Dan para relawan punya fungsi untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Misalnya saja, soal tindakan 15 menit saat musibah mulai terjadi. Relawan akan melakukan tindakan awal dengan berkomunikasi dengan posko Damkar, mengosongkan jalan ke lokasi, memobilisasi masyarakat untuk membatu melakukan pemadaman dan penyelamatan warga hingga tak ada korban jiwa dan menyelamatkan harta benda,” katanya.

Pemerintah Kota Dumai juga berencana membentuk 4 UPT Damkar. Masing-masing di Kota, Medang Kampai, Sungai Sembilan dan Bukit Kapur.

“Posko Utama akan dibangun di Bagan Besar. Dengan fungsi utama sebagai komando. Selanjutnya untuk tindakan didirikan 4 UPT agar lebih dekat dan lebih cepat,” kata Zulkarnaen.

Ia mencontohkan posisi Markas Damkar saat ini di pusat kota yang cukup jauh dengan Sungai Sembilan, Medang Kampai dan Bukit Kapur.

“Idealnya armada damkar itu sampai di lokasi paling lama 15 menit. Makanya perlu UPT agar petugas lebih cepat sampai ketika terjadi musibah,” kata Zulkarnaen. (amb