Dumai Ketiban Berkah, Keringanan Bagi Warga Kurang Mampu Justru Naikkan Realisasi PBB dan BPHTB

DUMAI (DUMAIPOSNEWS) – Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kota Dumai tahun 2023 mencapai angka Rp 161,2 Milyar atau 101,3 persen dari target Rp.159 Milyar.

Padahal di tahun 2023 tersebut, Wali Kota Dumai H Paisal mengeluarkan kebijakan memberikan fasilitas keringanan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotan (PBB-P2)/PBB hingga 30 November 2023.

Kongkowkuy

Program keringanan PBB menjadi stimulus bagi masyarakat, sehingga keuangan masyarakat dapat dialihkan pada kegiatan-kegiatan bernilai ekonomi lainnya dan juga mendorong masyarakat untuk segera melakukan pembayaran pajak.

Program keringanan ini sekaligus untuk memotivasi, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat dan tertib membayar pajak.

Berdasarkan Peraturan Wali Kota Dumai Nomor 973/458/2023, 973/459/2023, dan 973/460/2023, fasilitas keringanan yang diberikan, meliputi pembebasan PBB tahun 2023 untuk veteran; penghapusan denda PBB untuk Wajib Pajak orang pribadi dan badan; pengurangan pokok PBB tahun 1994 hingga 2022 sebesar 50 persen bagi Wajib Pajak orang pribadi; dan pembebasan PBB atas objek dengan ketetapan di bawah Rp 100.000.

Kepala Bapenda Kota Dumai, Fahmi Rizal menjelaskan realisasi PBB-P2 pada tahun 2023 melebihi dari target Rp 159 Milyar atau tercapai 101,38%.

Begitu pula untuk realisasi Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tahun 2023. Mencapai Rp115.2 Milyar dari target Rp107,5 Milyar atau tercapai 107,11%.

“Alhamdulillah, ini suatu hal yang patut dibanggakan. Realisasi PBB-P2 Kota Dumai telah melebihi target dan bahkan tertinggi se-Provinsi Riau,” ungkap Fahmi, Jumat (8/3).

Bersamaan dengan ini, Kepala Bapenda Kota Dumai menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wali Kota Dumai, H. Paisal atas bimbingan, pantauan dan arahannya, Bapenda Kota Dumai dapat melaksanakan tupoksinya secara maksimal.

“Atas arahan beliau, peruntukan pajak daerah terhadap peningkatan infrastruktur lokal, peningkatan layanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, akses terhadap layanan dasar, serta keberlanjutan komunitas dan lingkungan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat Dumai,” tuturnya.

Tak lupa ia mengapresiasi seluruh petugas Bapenda, yang selama satu tahun ini telah berkerja keras untuk mencapai target pajak, termasuk rekan-rekan di  7 kecamatan dan 36 kelurahan.

Selain itu, ucapan terima kasih ia haturkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ikut membantu mensosialisasikan dan menyampaikan sederet program-program yang ada di Badan Pendapatan Daerah.

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada Bank Riau Kepri Syariah yang selalu menjadi mitra pajak daerah Kota Dumai dan yang terpenting ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat wajib pajak Kota Dumai yang sudah berkontribusi dengan baik, dengan membayarkan pajaknya,” pungkasnya. (amb)