Sudah Berusia Lanjut, Pipa Milik Chevron Bocor Minyak Hitam Melimpah Ke Perkarangan Warga

BATHIN SOLAPAN (DUMAIPOSNEWS.COM) – Diakibatkan usia pipa yang sudah lanjut alias sudah tua membuat pipa tersebut sangat membahayakan bagi warga yang tinggal di seputaran pipa milik chevron. Kebocoran pipa tersebut yang terjadi di jalan lintas Sumatera tepatnya di Duri 13 Desa Bumbung tersebut mengalami kebocoran dan langsung mengotori perkarangan rumah masyarakat.

Hasil Rangkuman Dumai Pos di lapangan, Kamis (22/2) sekitar pukul 16.00 WIB dimana seluruh karyawan dan pekerja chevron sudah berkumpul pada lokasi atau titik yang kebocoran pipa tersebut. Masyarakats sekitar lokasi pipa bocor pun terlihat menonton para pekerja yang sedang melakukan pembersihan tersebut.

Kongkowkuy

Berbagai alat berat dan juga mobil pompa penyedot untuk menyedot minyak hitam yang melimpah hingga ke pemukiman masyarakat. Pembersihan area lokasi kebocoran juga mendapat pengawalan dari pihak Kepolisian Polsek Mandau dan sekurity.

Menurut keterangan warga sekitar sebut saja namanya Ikin (29) warga disekitar lokasi kebocoran kepada awak media mengatakan.

“Awalnya kejadian nya sekitar pukul 13.30 WIB yang mana awal nya hanya mengeluarkan bau busuk dari sekitar titik kebocoran. Berselang waktu setengah jam langsung keluar minyak berwarna hitam yang mana bau nya cukup busuk. Minyak hitam yang keluar tersebut tidak sempat menembak keatas hanya mengalir cukup deras mengikut konstruksi tanah yang menurun. Minyak terus mengalir memasuki perkarangan rumah warga sekitaran pipa. Minyaj ini tidak panas cuma berwarna hitam dan berbau busuk, “terang Ikin warga sekitar.

Kejadian kebocoran pipa milik chevron tersebut bertempat di RT 001 RW 004 Duri 13 Simoang ABC Desa Bumbung Kecamatan Bathin Solapan. Para pekerja dari Chevron terus melakukan pembersihan terhadap minyak yang telah tumpah tersebut. Masyarakat sekitar yang terus melihat kejadian kebocoran pipa tersebut sampai saat ini masih terus dilakukan pembersihan dan juga evakuasi terhadap rumah warga yang terkena dampak aliran minyak hitam.

Saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Mandau Kompol Ricky Rikardo mengatakan.

“Saat ini anggota sedang turun ke lapangan untuk mengumpulkan data dan bukti-bukti lainnya, “terang Kompol Ricky Rikardo.

Saat dikonfirmasi melalui bagian Manager Comunication PT. Chevron, Danya Dewanti menjelaskan. PT. CPI mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk menghentikan kebocoran dan melakukan kordinasi dengan pihak-pihak yang terkait. PT. CPI akan melakukan penyelidikan kejadian ini untuk memitigasi dampaknya serta mencegah kejadian serupa dimasa yang akan datang. PT. CPI berkomitmen untuk terus memelihara operaso yang selamat, efisien dan handal untuk memproduksi pasokan minyak bagi Negara. (dik)

Komentar