oleh

Bupati Meranti Minta Kejelasan Gaji PPPK Tahun 2022

SELATPANJANG(DUMAIPOSNEWS)-Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil, SH, MM mempertanyakan anggaran untuk gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2022.

Dia meminta anggaran tersebut bisa dibantu oleh pemerintah pusat dengan menambahkan anggaran khusus lewat transfer dana alokasi umum (DAU).

Kongkowkuy

“Gaji PPPK mungkin di perjuangkan KemenPAN-RB dan keuangan, sudah jelas tu. Bahwa gaji guru dan kesehatan nanti melalui dana transfer pemerintah pusat mengalokasikan Rp26 terliun se-indonesia,” ujar Bupati.

Namun, pemerintah pusat hanya memaparkan anggaran gaji untuk PPPK tahun 2023 mendatang. Untuk itu, dia mempertanyakan tindaklanjut terkait anggaran gaji tahun 2022. Ia berharap bisa dibantu lewat APBD Perubahan nantinya.

“Itukan untuk 2023, untuk 2022 mana? Karena gaji PPPK itu cukup besar hampir Rp5 juta. Makanya saya kemarin mempertanyakan itu,” ucapnya.

Tentang tindak lanjut penyelesaian permasalahan tenaga non-ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah. Dia juga meminta Kementerian PAN-RB untuk mengkaji ulang wacana tidak akan menerima lagi pegawai negeri sipil di tahun mendatang.

Pasalnya, saat ini Pemkab Meranti sangat memerlukan tenaga PNS, terutama untuk formasi dokter.

“Ada 20 anak daerah yang sedang kami kuliahkan menjadi dokter untuk mengisi 10 Puskesmas di Meranti. Kalau daerah tidak dibolehkan lagi menerima PNS, kami keberatan,” ujarnya.

Sebagai kabupaten yang masuk dalam kategori 3T (terluar, tertinggal, terisolir), Bupati Adil meminta pemerintah pusat memberikan perhatian khusus untuk kabupaten Kepulauan Meranti. Ditambah lagi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Provinsi Riau.

“Jadi kami minta perhatian khusus seperti Papua. APKASI harus membantu memperjuangkan ini,” tegas Bupati Meranti itu.(ian)

 

Tentang Penulis: Dumai Pos News

Gambar Gravatar
Dumaiposnews.com merupakan situs berita yang merangkum setiap kejadian dari berbagai sumber dan Kami hadir untuk ikut andil dalam penyebarluasan informasi terkini kepada masyarakat.

Berita Terbaru