oleh

Normansyah-Ridwan Yazid Bangun Poros Baru Pilkada Bengkalis 2020

DURI (DUMAIPOSNEWS.COM) – Utak atik bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Bengkalis masih terus berlangsung jelang pendaftaran ke KPUD Bengkalis, September 2020 nanti. Kendati sudah ada bakal paslon yang mendeklarasikan diri namun belum menutup kans calon-calon lain untuk maju berpasangan.

Normansyah Abdul Wahab, mantan wakil bupati Bengkalis periode 2005-2010 tengah membuat poros baru yang akan membuat paslon lain pening kepala. Sebab, tak tanggung-tanggung, Normansyah berniat menggandeng Ridwan Yazid sebagai tandemnya sebagai calon wakil bupati Bengkalis.

” Sebenarnya ada sejumlah nama bakal calon wakil yang saya pertimbangkan seperti Giyatno, Elidanetti dan beberapa nama lainnya. Bahkan kita melakukan komunikasi intens. Akhirnya masuk nama terakhir yang saya coba telusuri semua kemungkinan kedepannya yaitu Ridwan Yazid,” ujar Normansyah kepada Dumai Pos, saat jumpa pers di Hotel Surya, Duri, Kamis (06/08/20) malam.

Dari komunikasi awal dengan Ridwan Yazid, Normansyah merasa ada kecocokan dari beberapa hal. Ridwan Yazid yang sedari awal mempromosikan dirinya sebagai calon bupati Bengkalis, bersedia menjadi pasangan Normansyah sebagai calon wakil bupati. ” Kita lihat ke depan apakah kecocokan ini akan terus berlanjut. Jika Allah SWT ridho kita akan maju bersama. Apabila tidak, saya cari kemungkinan lain,” imbuhnya.

Sosok Ridwan Yazid bagi Normansyah bukan orang asing lagi. Ridwan Yazid pernah jadi camat Mandau semasa Normansyah menjabat wakil bupati Bengkalis. Dengan kata lain, Ridwan Yazid mantan anak buah Normansyah kala itu. ” Dengan potensi yang dimiliki Ridwan Yazid saya optimis bisa menang di Pilkada Bengkalis tahun ini, Insya Allah,” ungkapnya.

Namun demikian, Normansyah tetap berserah diri kepada Allah SWT, apapun kenyataan yang terjadi nanti. Semua yang ia usaha dan lakukan di Pilkada Bengkalis ini semata-mata untuk pengabdiannya kepada Negeri Junjungan yang ia cintai. ” Saya terpanggil untuk membenahi kabupaten Bengkalis yang carut marut saat ini. Kondisi ini tak boleh dibiarkan. Sepuluh tahun ini Bengkalis tak ada perubahan. Malah masalah yang banyak muncul. Kedepannya kita harus lebih, peduli pada masyarakat bawah, meningkatkan perekonomian maupun kesehatan seperti melengkapi fasilitas Pustu, membenahi fasilitas sekolah dengan basis IT dan membuka ketersediaan lapangan pekerjaan bagi para pengangguran,” tuturnya.

Banyak sekali yang bisa dibangun di Kabupaten Bengkalis ini sebenarnya. Namun melakukannya harus dimulai dari niat tulus, dan cara yang benar, sesuai aturan yang ada. ” Sentra produksi pedesaan harus dibangkitkan. Dari rakyat untuk rakyat, memanfaatkan BUMD untuk kesejahteraan masyarakat. Jika ada peluang, kita kelola minyak Duri seperti BOB Siak. Agar tenaga kerja setempat bisa bekerja sebanyak banyaknya,” katanya.

Terkait partai pengusung, Normansyah mengakui terus melakukan lobi-lobi politik jelang pendaftaran nanti. Kendati sejumlah pasangan bakal calon telah mendeklarasikan diri, semua itu masih cair. Bongkar pasang masih bisa terjadi. ” Orang orang sudah klaim, tak masalah. Kita tetap optimis. Tak ada kata terlambat, kuncinya di penyelesaian akhir,” ujarnya.

Dalam beberapa hari ke depan Normansyah akan bersilaturahmi ke sejumlah tempat di kabupaten Bengkalis menemui teman-teman lama, sekaligus menyampaikan keinginannya maju sebagai bupati Bengkalis. ” Ada yang bilang kenapa baru sekarang bergerak, kita dapat memaklumi. Tapi kita harus punya perhitungan dan analisa yang tepat sebelum bertindak. Insya Allah kita siap maju, berjuang, dan menang,” tukasnya Normansyah.(usa)

Tentang Penulis: Dumai Pos News

Gambar Gravatar
Dumaiposnews.com merupakan situs berita yang merangkum setiap kejadian dari berbagai sumber dan Kami hadir untuk ikut andil dalam penyebarluasan informasi terkini kepada masyarakat.

Berita Terbaru