oleh

Cegah Stunting, Kader BKB dan BKR Tingkatkan Ketahanan Keluarga

DUMAI(DUMAIPOSNEWS)– Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) menggelar kegiatan ‘Pemantapan Pemahaman Kader Terhadap Pencegahan Stunting Pada Kader BKB dan BKR Tahun 2020’ pada Rabu (12/8) di Ballroom Hotel Grand Zuri Dumai. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Walikota Dumai, Drs H Zulkifli AS MSi.

Walikota Dumai menyampaikan pemerintah berkomitmen serius meningkatkan kualitas hidup manusia dengan berbagai persiapan dalam upaya mencegah stunting atau tubuh pendek. Apalagi Indonesia masuk posisi lima masalah stunting di dunia akibat kurangnya asupan gizi sejak bayi dalam kandungan.

Pastikan pemenuhan gizi ibu dan bayi selama masa kehamilan hingga anak menginjak usia dua tahun dan jika tidak terpenuhi maka anak akan mengalami malnutrisi.

”Saat ini angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi. Segala sesuatu yang terjadi pada masa 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) menjadi faktor penentu kualitas kehidupan anak kelak.

Keluarga adalah faktor penting dalam pendidikan seorang anak. Pengasuhan orangtua dapat berupa memberikan informasi terkait 1000 Hari Pertama Kehidupan atau HPK melalui Bina Keluarga Balita (BKB)pada keluarga anak dibawah dua tahun dan Bina Keluarga Remaja (BKR) untuk mempersiapkan remaja dalam perencanaan keluarga. Kita berharap generasi muda kedepan sehingga kita harus menyiapkan generasi tersebut sejak dini agar menjadi anak-anak sehat, cerdas dan berakhlak mulia,” ujar Zulkifli AS.

Senada itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, H Yusrizal SSos MSi menjelaskan Badan Kependudukan dan keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui program pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan cara peningkatan kualitas anak dengan memberikan akses informasi, pendidikan, penyuluhan dan pelayanan tentang perawatan, pengasuhan dan perkembangan anak.

Sebagaimana landasan hukum PP 87 tahun 2014 pasal 21 ayat 1 pembinaan keluarga dilaksanakan dalam rangka mendukung pengembangan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dan pelaksanaan fungsi keluarga. Dalam pencegahan stunting melalui program Bina Keluarga Balita (BKB) dan Bina Keluarga Remaja (BKR) yang dikembangkan BKKBN bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengasuhan orangtua dan keluarga dibawah enam tahun termasuk dalam kandungan dengan melihat tumbuh kembang dan meningkatkan pengetahuan remaja yang akan menjadi pasangan usia muda sehingga menciptakan anak yang sehat dan berkualitas.

”Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemantapan dan pemahaman terhadap kader BKB, BKR dan tenaga penyuluh KB dalam pencegahan stunting, meningkatkan ketrampilan kader dalam melakukan penyuluhan serta mengaktifkan dan membentuk kegiatan BKB dan BKR sebagai wadah mencegah stunting terutama di daerah rawan stunting,” ujarnya.

Narasumber kegiatan ini BKKBN Provinsi Riau dan Dinas PPKB Kota Dumai. Para peserta terdiri dari camat, lurah, kepala puskesmas, PKB, PLKB, peserta kader BKB dan BKR. Kegiatan tersebut berlangsung hingga Kamis (13/8).(des)

 

Berita Terbaru