oleh

Bertambah 1 Pasien Terkonfirmasi Positif COVID-19 dari Papua Bekerja di Dumai

DUMAI(DUMAIPOSNEWS)- Kasus Terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Dumai, pada Minggu (16/8/2020) bertambah Satu pasien, total kasus positif di kota Dumai berjumlah 41 kasus, dengan rincian 35 kasus sembuh dan Enam kasus masih mendapatkan perawatan di RSUD Kota Dumai dan Mandiri.

Juru Bicara Gugus tugas Covid-19, kota Dumai, dr Syaiful ‎mengungkapkan, bahwa pada Minggu, kota Dumai mengalami penambahan kasus terkompirmasi positif Covid-19 sebanyak 1 pasien.

“Ada penambahan 1 pasien positif, tiga pasien di rawat di RSUD dan Tiga lagi di rawat secara mandiri dirumah,” katanya kemarin.

Ia menambahkan, satu pasien terkompirmasi positif COVID -19 di kota Dumai, pasien ke 41 berinisial HT (40), warga kelurahaan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, dan merupakan karyawan salah satu perusahaan di kota Dumai, yang pernah melakukan perjalanan ke Papua.

“Saat ini masih kita lakukan tracing untuk mencari riwayat transmisi, gal ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaraan COVID-19, di kota Dumai,” jelasnya.

Diterangkannya, saat ini ada tiga pasien yang dirawat di RSUD Dumai, yakni pasien 36 berinisial SS (60), dan pasien ke 40 DDD (35), serta pasien 41 berinisial HT.

Sedangkan pasien 39 berinisial MMT (11), dan pasien 38 berinisial ACT (13) yang merupakan Kakak adik, isolasi secara mandiri di kediaman mereka.

Sedangkan, 1 pasien lagi, yakni pasien 37 berinisial NS , ‎tambahnya, juga dilakukan Isolasi mandiri karena hasi swab nya sudah Negatif, dan tinggal menunggu hasil swab terakhir.

“Secara aturan, isolasi mandiri ‎terhadap pasien COVID-19, OTG bisa dilakukan, dengan syarat kondisi rumah memenuhi standar yang telah ditentukan, dan rumah pasien 39 dan 38 telah memenuhi standar untuk melakukan isolasi mandiri, sedangkan pasien 37 telah keluar hasil swabnya negatif,” terangnya.

Syaiful menjelaskan, untuk isolasi Mandiri tetap diawasi dengan ketat, baik dari pihak RT maupun dari gugus Tugas, hal itu dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak dinginkan.

Ia mengaku, pihaknya terus melakukan tracing terhadap para pasien positif di kota Dumai, hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di kota Dumai.

Dirinya meminta kepada seluruh masyarakat untuk konsisten, di mana saja, termasuk di area perkantoran dan area ruang publik tertutup untuk selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan yakni disiplin memakai masker, disiplin menjaga jarak minimal 1 meter dan disiplin mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir.

Ia yakin, Jika seluruh masyarakat Kota Dumai patuh menjalankan 3 kunci disiplin tersebut, pandemi virus ini akan segera berakhir. Tanpa partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, maka pencegahan dan pengendalian Covid-19 akan sia-sia.

“Mari bersama sama dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota Dumai,” pungkasnya. (wan)

 

Berita Terbaru