oleh

Minta Tebusan Rp 50 Juta, Satu Pelaku Penculikan Ditangkap

BANGKOPUSAKO (DUMAIPOSNEWS.COM) – Diduga karena meminta uang tebusan sebesar Rp 50 juta kepada orangtua korban, satu dari tiga orang pelaku penculikan akhirnya berhasil ditangkap oleh tim Opsnal Polsek Bangko Pusako.

Menurut Kapolres Rohil, AKBP Nurhadi Ismanto SH Sik yang disampaikan oleh Kasubag Humas Polres Rohil, AKP Juliandi SH, Rabu (29/7) kemarin menyebutkan, bahwa aksi penculikan itu terjadi  Senin (6/7) sekira pukul 10.00 wib lalu.

Dimana, korban penculikan itu dialami oleh Kriswandi (19) warga Dusun Sidomulyo, RT 007 RW 003, Kepenghuluan Bangko Sempurna, Kecamatan Bangko Pusako.

Dijelaskan Kasubag Humas, bahwa saat kejadian itu bermula korban sedang dirumah bersama ibu dan adiknya. Kemudian terlapor ( pelaku ) inisial BY ( 23 ) datang menaiki sepeda motor KLX warna hijau.

Selanjutnya, pelaku meminta ijin kepada ibu korban agar bisa mengajak korban ke Balam Km 37, tepatnya di rumah rekannya bernama Linda untuk mengambil uang.

Mendengar alasan itu, ibu korban mengijinkan pelaku pergi bersama korban dan membawa korban ke Km 24 Balam dan memutar balik ke arah Km 23 Balam.Namun didepan sebuah gang depan salah satu Pabrik Kelapa Sawit (PKS), pelaku dan korban berhenti di sebuah kebun sawit.

Selanjutnya, pelaku mengatakan kepada korban agar menunggu adiknya bernisial UK ( DPO ) Tidak lama kemudian, pelaku lainya yang masih DPO berinisial UK datang dan memeluk korban.

Kemudian, dari arah belakang pelaku lainnya berinisial NS datang dari arah semak dan langsung memiting leher korban, sambil memukul kepala pelapor menggunakan pisau serta menyeret ke arah kebun sawit yang sudah terparkir mobil Mitsubishi Strada L200.

Selanjutnya korban dimasukkan oleh pelaku NS kedalam mobil, dan didalam mobil korban ditinju sebanyak 11 kali dibahagian wajah dan kepala. Setelah itu pelaku BY menyetir mobil dan membawa ke daerah Mourini, tepatnya disebuah kebun sawit.

Dan disana pelaku NS menyuruh korban untuk menghubungi orang tuanya dengan menggunakan Handphone ( HP ) milik teman tersangka yang berinisial R.

Kemudian, korban menghubungi orang tuanya dan mengatakan bahwa dia telah diculik dan meminta agar membayar uang tebusan sebesar Rp 50 juta.

Setelah korban selesai menghubungi orang tuanya, pelaku NS mengikat korban menggunakan lakban warna cokelat dan membawa korban kerumahnya yang berada di Km 22 Balam.

Dan didalam dirumah tersebut, korban kembali disekap dan dianiaya, dan korban di tahan dirumah selama 6 hari.

Tepat pada Sabtu (11/7) korban disuruh menjemput ibunya untuk damai secara kekeluargaan, dan pada saat itu kesempatan korban melarikan diri. Kemudian korban didampingi keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bangko Pusako, guna penyelidikan lebih lanjut.

Juliandi juga menerangkan berbekal laporan itu maka pada Selasa (28/7) sekira pukul 12.30 Wib mendapat informasi dari masyarakat, bahwa pelaku BY sedang berada di pinggir jalan Lintas Riau – Sumut, Km 22 Kepenghuluan Bangko Sempurna.

Mendapat informasi tersebut, team unit Reskrim Polsek Bangko Pusako langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

Dan sesampainya di lokasi tepatnya di samping Indomaret, Km 22 saat pelaku BY duduk-duduk bersama temannya, sehingga dilakukan penangkapan terhadapnya, dan langsung dibawa ke Polsek Bangko Pusako untuk proses selanjutnya.

“Perkara ini masih terus dikembangkan tim opsnal Polsek Bangko Pusako, hingga terungkap dan bisa tertangkap pelaku lainnya,” pungkas AKP. Juliandi. (min)

Comments

comments

Tentang Penulis: Dumai Pos News

Gambar Gravatar
Dumaiposnews.com merupakan situs berita yang merangkum setiap kejadian dari berbagai sumber dan Kami hadir untuk ikut andil dalam penyebarluasan informasi terkini kepada masyarakat.

Berita Terbaru