oleh

Bupati Minta Diberlakukan New Normal Pendidikan, Disdikbud Siak Siap Melaksanakan

SIAK ( DUMAIPOSNEWS.COM ) –  Dengan adanya wabah Corona, sampai saat ini proses pendidikan masih terkendala. Oleh larenanya  sangat dibutuhkan pola penbelajaran yang efektif bagi siswa. Pemkab Siak meminta dan diharapkan peran Tanoto Fondation dalam merespon Covid 19 melalui program pintar yang sudah berjalan di kabupaten Siak.

“Kita harapkan setelah ditetapkan new normal pendidikan oleh pemerintah,  aktifitas sekolah kembali seperti semula. Namun tidak longar, harus pakai masker, jaga jarak dan tidak sering berkumpul. Saya juga minta pemberlakuan new normal pendidikan. Ada inovasi baru yang bisa digunakan bagi para pelajar serta peningkatan kualitas guru, kepala sekolah dan pengawas melalui program PINTAR yang sudah berjalan,”ungkap Bupati Siak, Drs H Adlfedri MSi usai acara Vidcon di Ruang Bandar Siak lantai II Kantor Bupati, Kamis, (4/6).

Vidcon berlangsung antara Pemkab Siak – Tanoto Foundation Vidcon Bersama Kemendikbud RI, membahas persiapkan New Normal Pendidikan.

Menghadapi new normal pendidikan, para pemangku kepentingan dari 21 kabupaten/kota mitra Tanoto Foundation dan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud menggelar diskusi via zoom sinergi pusat dan daerah untuk peningkatan kualitas pendidikan dasar.

Diskusi tersebut juga membagikan pengalaman praktik baik dari daerah dalam penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Dijelaskan lebih lanjut oleh Alfedri, melalui online metting bersama ini, dapat mengetahui arah kebijakan dan target Kementrian Pendidikan, serta menjaga dan meningkatkan kwalitas pembelajaran dalam menghadapi kondisi”new normal”.

“Baru saja kita mengikuti online metting bersama pemangku kepentingan mitra program PINTAR Tanoto Foundation. Pertemuan itu juga dihadiri CEOnya, dan Dirjen GTK Kemendikbud RI juga di hadiri para Bupati. Tentu banyak inovasi-inovasi pendidikan yang dikembangkan Pemda sebagai mitra Tanoto yang bisa menjadi referensi kita dalam menerapkan pendidikan di masa new normal nanti,”kata Alfedri

Pada kesempatan itu Alfedri juga menghimbau kepada guru dan orang tua agar anak gemar membaca buku, mengulang pelajaran. Ia juga tertarik dari paparan yang di sampaikan sejumlah narasumber yang menginspirasi. Seperti inovasi di buat Pemkab Kendal dimusim pendemi. adanya aplikasi e pengawas, peningkatan kapasitas internet dan rapat antar guru melalui Virtual.

Ia juga menyampaikan beberapa waktu lalu Siak juga telah meluncurkan channel Yotube”Disdikbud Siak Bedelau” kerjasama Tanoto Foundation diharapkan melalui channel ini dapat membantu anak-anak sekolah belajar di rumah.

Menjawab harapan Bupati tersebut, Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Siak menyatakan ke siapan pihaknya. Bahkan pihak Disdikbud saat ini sedang membuat panduan dan modul pembelajaran serta segera mendirikan posko bagi wilayah Luring (Luar Jaringan).

“Panduan dan modul itu dibuat sendiri oleh para guru. Kemudian untuk  posko digunaakan nanti untuk menempatkan modul tersebut. Posko iti bIsa di rumah guru dan tidak tertutup juga di rumah siswa,” ucap Kadisdik Siak, Lukman S Sos MPd melalui Sekretarisnya, Mahadar saat dihubungi Jumat (5/6) sore seraya menjelaskan bahwa sistem seperti ini akan diberlakukan bagi wilayah Luring diperkirakan ada 30 persen.

Selain itu tambah Mahadar yang kala itu didampingi Kabid SMP, Fahru Rozi, pihaknyanjuga membuat skenario home fisik untuk memdapatkan bahan pembelajaran. (rel)

Comments

comments

Tentang Penulis: Dumai Pos News

Gambar Gravatar
Dumaiposnews.com merupakan situs berita yang merangkum setiap kejadian dari berbagai sumber dan Kami hadir untuk ikut andil dalam penyebarluasan informasi terkini kepada masyarakat.

Berita Terbaru