oleh

PDP Positif Covid-19 di Dumai Warga Bogor, Rencana Menghadiri Pesta Pernikahan

DUMAI(DUMAIPOSNEWS)- SATU Orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Dumai Positif Terinfeksi Virus Corona atau Covid-19. Hal ini setelah dilakukan rapid test terhadap 11 pasien dalam pengawasan (PDP) yang di rawat di Rumah Sakit Umum Dumai (RSUD) dan Rumah Sakit Pertamina Dumai (RDPDm).

Informasi dirangkum Dumai Pos, Rapid test yang yang dilaksanakan Rabu (01/04) menunjukkan 1 orang PDP dinyatakan positif. Pasien tersebut tengah dirawat di RSUD Dumai. Kasus 1 PDP positif ini dikuatkan pula dengan keluarnya hasil swab BTKL Litbangkes 1 april 2020. Hasil swab 1 dan 2 maupun Rapid Test menunjukkan positif Covid – 19.

Pasien berkelamin wanita berusia 62 tahun itu bukan warga Dumai, melainkan warga Bogor yang tiba di Dumai tanggal 10 Maret 2020 dengan tujuan hendak menghadiri pesta pernikahan di Dumai namun tidak jadi lantaran sakit. Tanggal 12 Maret 2020 pasien mengalami demam lalu pada tanggal 22 Maret 2020 berobat di RSPDm kemudian tanggal 23 Maret 2020 dirujuk ke RSUD Dumai dan ditetapkan PDP dan diisolasi di RSUD Dumai.

PLT Kadis Kesehatan Kota Dumai H Syahrinaldi didampingi juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Kota Dumai, dr. Syaiful membenarkan adanya satu PDP Covid – 19 yang dinyatakan positif. “Benar ada 1 orang yang dinyatakan positif,” kata Syahrinaldi pada video conference yang digelar Kamis (02/04) sore.

Pria yang akrab disapa ucok ini menyebutkan bahwa pemerintah Kota Dumai telah mengambil sampel swap.terhadap 12 PDP. Hasil labor BTKL Litbangkes menunjukkan 1 orang positif, 6 negatif dan 5 lagi masih menunggu hasil labor.

“Secara keseluruhan ada 14 orang PDP. Sebelumnya 1 dinyatakan sembuh, 2 meninggal. Terhadap 2 yang meninggal, hanya satu yang sempat diambil sampel. Dengan demikian ada 12 yang diambil swab nya. Dari jumlah ini, 1 positif, 6 negatif dan 5 belum keluar hasilnya,” kata Ucok.

Terhadap PDP yang positif ini akan ditingkatkan perawatannya sesuai protokol.yang ditetapkan. Keluarga yang pernah dikunjungi pasien positif tersebut langsung ditetapkan sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP). Sementara tracking akan ditingkatkan dan rumahnya disemprot disinfektan.

Ucok juga menyampaikan pesan walikota yang meminyab masyarakat untuk tetap tenang, namun harus waspada dan berhati-hati terhadap penyebaranvirus corona ini. “Silakan dengarkan imbauan pemerintah dan lakukan pola hidup bersih, cuci tangan sebelum setelah beraktivitas dan hindari keramaian,” pungkasnya.

“Meski positif kondisinya kini mulai membaik. Yang bersangkutan tidak sempat menghadiri saat pesta berlangsung pada tanggal 23 Maret 2020 lalu lantaran telah menjalani perawatan,”ujarnya. (tim)

Editor : Bambang Rio

Comments

comments

Berita Terbaru