oleh

Pelunasan Biaya Haji Mulai 19 Maret 2020

DUMAI(DUMAIPOSNEWS)— Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) untuk jamaah haji reguler, Petugas Haji Daerah (PHD), dan Pembimbing Ibadah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) segera dibuka. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Dumai, Drs H Syafwan didampingi Kasi Penyelenggara Haji Dan Umroh, Drs Zulkifli Hasibuan. Syafwan mengatakan bahwa pelunasan dibagi dalam dua tahap.

”Tahap pertama akan dibuka dari 19 Maret sampai 17 April 2020. Sedang untuk tahap kedua dibuka dari 30 April sampai 15 Mei 2020,” terang Syafwan.

Menurutnya, pelunasan dilakukan setiap hari kerja dengan waktu pembayaran pukul 08.00 – 15.00 WIB, “Mulai tahun ini, selain datang langsung ke Bank Penerima Setoran awal (BPS), pelunasan juga bisa dilakukan secara non teller melalui internet dan mobile banking,” jelasnya.

Untuk Kota Dumai Bank Penerima Setoran (BPS) ada empat Bank yakni Bank Syariah Mandiri, BRI, BNI Syariah dan Bank Riau Kepri.

Persyaratan yang harus dibawa calon jamaah haji ke BPS yaitu fotocopy KTP, Fotocopy BPIH, buku rekening, adapun besaran BPIH yang disetor yakni Rp 33.083.602.

”Sebelum melakukan pelunasan, jemaah yang berhak melakukan pelunasan biaya haji tahun ini, agar melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas atau rumah sakit. Sebab, keterangan istitha’ah secara kesehatan, menjadi salah satu syarat melakukan pelunasan,” sambungnya.

Berdasarkan rekapitulasi data calon jamaah haji berhak lunas tahun 2020 di Kota Dumai totalnya 179 orang dengan rincian tunda sejumlah 13 orang, wafat, pembatalan belum/ tidak doproses sebanyak 2 orang, wafat, pelimpahan porsi keanaknya sebanyak 2 orang, mutasi keluar (area Riau) sebanyak 5 orang dan berangkat dari Dumai 154 orang.

”Sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona, kami menyarankan jemaah untuk memaksimalkan pelunasan secara non teller, untuk jemaah yang melakukan pelunasan di bank, agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Jaga jarak, hindari kontak langsung, dan bagi yang batuk dan flu agar gunakan masker,”saran Syafwan mengakhiri.(rka).

 

Comments

comments

Berita Terbaru