oleh

Masyarakat Minta MUI Keluarkan Fatwa Tentang Ngelem

Loading...

PERAWWNG (DUMAIPOSNEWS) -Efek dari ngelem sudah sangat mengkhawatirkan masyarakat. Namun disisi lain menurut penegak hukum, hingga kini belum ada regulasi yang mengatur untuk menindak pelaku Ngelem ini termasuk pelarangan menjual barang yang jika disalah gunakan juga menimbulkan kerusakan parah bagi penghisapnya.

Oleh karenanya masyarakat sangat berharap dan meminta agar pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa membuat fatwa tentang menghisap lem atau Ngelem ini. Penuh harapan fatwa iu nanti bisa menjadi dasar oleh pihak pemerintah menyusun regulasinya sehingga penjual dan penyalahgunakan lem ini bisa dijerat dengan hukum negara Indonesia.

Hal itu mengemuka saat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tualang bertatap muka dengan umat di Kampung Pinang Sebatang Barat pada Selasa (11/2) kemarin dengan program Safari MUI Kecamatan Tualang Ila Kampung 2020. Rombongan MUI Tualang langsung dipimpini Ketua Umumnya, Drs H Khairuddin didampingi Kepala Bidang Ukhuwah, Rinaldi beserta anggota.

Sementara dari pihak Pemkam Pinang sebatang tampak berhadir, Kirani Pinang Sebatang Barat, Mardi Umar, Ketua BPKam Pinang Sebatang Barat, Suhaimi dan undangan lainnya.

Menyikapi hal tersebut Ketua MUi Tualang, menyampaikan bahwa dirinya akan melapprkan keinginan masyarakat tersebut agar pihak MUI Kabupaten bisa pula mendesak pihak MUI Provinsi hingga nasional. unutk membahas tentang adanya keinginan masyarakat agar ada aturan unuk pemakai dan penjual Lem ini (rel)

Editor : Bambang Rio

Comments

comments

Berita Terbaru