oleh

Terkait Penemuan Mayat di Kampungbaru, Tidak Ditemukan Kekerasan

Loading...

DUMAI(DUMAIPOSNEWS)– Hasil Visum yang dilakukan pihak RSUD Kota Dumai terhadap penemuan mayat di Kampungbaru tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sementara itu, pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan kepergian Safriandi (60) dan menolak untuk dilakukan otopsi.

“Berdasarkan hasil visum pihak RSUD Dumai menjelaskan korban tidak ditemukan adanya penganiayaan,” kata Kapolsek Bukitkapur AKP Tumara Rabu (20/11).

Diberitakan sebelumnya, warga Bukitkapur dibuat geger ditemukannya sesosok mayat lalki-laki terlentang di tengah jalan perkebunan masyarakat RT 011 Kelurahaan Kampungbaru, Bukitkapur. Korban bernama Safriandi (60) warga Simpang Siak, RT.12, Kelurahan Kampungbaru. Korban sehari-harinya diketahui berprofesi sebagai petani.

Usai olah TKP mayat dibawa ke RSUD Dumai untuk divisum. Hasilnya terdapat luka pada kepala bagian belakang yang diakibatkan benturan benda tumpul. Terdapat luka gores sepanjang 3 cm pada bagian dahi dan luka membengkak pada tulang kering kaki kanan korban. pihak RSUD menerangkan kemungkinan korban mengalami pendarahan di dalam otak sehingga korban muntah mengeluarkan cairan warna coklat tua.

Pada bagian tubuh korban yang lain baik tangan, wajah, badan, punggung tidak ada tanda bekas akibat penganiayaan. Proses selanjutnya pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, dengan alasan bahwa orang tuanya meninggal dunia akibat jatuh dari sepeda motor dan bukan karena dianiaya. Lalu jenazah diserahkan ke keluarga untuk di makamkan.(rmd)

Editor : Bambang Rio

Comments

comments

Berita Terbaru