oleh

Pelarian Bandar Sabu 55 Kg dan 46.718 Pil Ekstasi Berakhir

Loading...

BENGKALIS(DUMAIPOSNEWS)– Hampir 2 tahun kabur, Jefri alias To alias Jef Separo (24), bandar barang haram sabu-sabu 55 kilogram (kg) dan 46.718 butir pil ekstasi senilai puluhan miliar, berhasil diringkus aparat kepolisian resor (Polres) Bengkalis, Sabtu (23/11) sekitar pukul 19.00 WIB.

Jefri diringkus petugas tanpa perlawanan di depan salah satu rumah di Jalan Utama Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Pelarian bandar sabu ini kini berakhir dibalik jeruji Mapolres Bengkalis.

Sebelum ditangkap, Jef Separo, juga beridentitas warga Desa Jangkang ini sempat berhasil kabur sekitar 1 tahun dan 7 bulan setelah ditetapkan daftar pencarian orang (DPO) kepolisian sejak terungkapnya sindikat peredaran barang haram itu pada 25 April 2018 silam di Pelabuhan Penyeberangan Air Putih (Bengkalis) oleh aparat Polsek Bengkalis.

Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, S.I.K saat dikonfirmasi melalui Kasatres Narkoba AKP Syahrizal seperti disampaikan Kanit KBO Toni Armando, membenarkan diringkusnya seorang bandar sabu yang sudah menjadi buronan hampir dua tahunan itu.”Ya benar malam tadi tim berhasil meringkus seorang bandar narkoba 55 Kg yang sudah menjadi DPO sejak setahun lebih yang lalu. Sudah kami amankan di Mapolres Bengkalis untuk proses lebih lanjut,” ungkapnya, Sabtu (23/11) malam.

Dari kasus peredaran narkoba melibatkan DPO Jefri yang ditangkap ini, telah divonis tiga terdakwa yaitu Juliar alias Yar (22), warga Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Dedi Purwanto (31), warga Kepulauan Meranti dan terdakwa Andi Syahputra (26), warga Desa Pasiran, Kecamatan Bantan sebagai kurir atau “tukang gendong” divonis oleh Majelis Hakim PN Bengkalis dengan hukuman pidana mati, karena menurut hakim terbukti bersalah.

Vonis tersebut diupayakan banding ke tingkat Kasasi di Mahkamah Agung (MA), dan ketiganya telah dijatuhi hukuman seumur hidup.(auf)

SELENGKAPNYA BACA DUMAI POS, SENIN (25/11)

Editor : Bambang Rio

Comments

comments

Berita Terbaru