oleh

Muallaf Suku Akit Kuala Kampar Dambakan Perbaikan Mushalla

Loading...

PELALAWAN (DUMAIPOSNEWS.COM ) – Mushalla Risalah Andita milik Masyarakat muallaf suku Akit Kecamatan Kuala Kampar ,di Dusun Sekiat Desa Sungai Upih,Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan. mendambakan perbaikan,Selain jumlah muallaf suku Akit ini terus bertambah, mushalla dengan ukuran 8×10 persegi ini telah dibangun sejak tiga tahun lalu secara swadaya,telah mengalami kerusakan. Seperti atap yang telah banyak bocor, cat yang telah kumuh akibat lumpur, dan sejumlah kerusakan lainnya, sehingga sangat mengganggu kenyamanan mereka untuk beribadah,hal ini di ungkapkan oleh Ketua Yayasan Pembinaan Muallaf Riau (YPMR) Kabupaten Pelalawan H Muslimin Albantany SPdI kepada Dumai Pos, Rabu (13/11).
” Ya, saat ini masyarakat Muallaf suku Akit sangat mendambakan adanya perbaikan mushalla yang menjadi sentral pembinaan bagi mereka. Pasalnya, musholla Risalah Andita ini telah banyak mengalami kerusakan. Bahkan, jika turun hujan, halaman mushalla yang masih tanah kuning dan licin ini, juga ikut terendam banjir. Dan untuk memperbaiki rumah ibadah bagi komunitas Suku Akit muallaf tersebut, maka saat ini dibutuhkan dana lebih kurang Rp 120 juta. Untuk itu, kami YPMR Pelalawan berharap agar para donatur khususnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Kemenag Pelalawan, dapat mememberikan bantuan dana ataupun bahan material untuk pembangunan mushalla para muallaf ini,” terangnya.

Muslimin juga mengatakan, bahwa saat ini animo masyarakat suku Akit di Desa Sungai Upih Kecamatan Kuala Kampar untuk memeluk agama Islam terus bertambah. Dimana saat ini, telah ada sebanyak 64 kepala keluarga (KK) yang telah meninggalkan kepercayaan animisme dan memeluk keyakinan salah satu agama yakni agama Islam. Sedangkan sebelumnya, jumlah mereka hanya 48 KK.
” Jadi, Suku Akit yang saat ini dalam pembinaan kita, adalah komunitas adat terpencil. Orang menyebut komunitas Suku Akit yang disebut suku asli yang ada di Pulau Mendol, Kuala Kampar. Mereka belum mengenal Islam demikian juga agama agama lain kecuali hanya sekedar nama, bisa disebut tak punya agama. Alhamdulillah seiring berjalannya waktu dengan adanya da’i kita yang mengabdi di sana, maka perlahan tapi pasti sudah ada yang memeluk Islam dan jumlahnya terus bertambah. Dimana dalam satu bulan terakhir ini, ada sebanyak 16 KK lainnya yang telah memilih Islam sebagai agama baru merekadari jumlah mereka sebeelumnya sebanyak 48 KK,” ujarnya.

” Itu lah masalahnya yang dihadapi oleh saudara kita Mualaf suku Akit di Desa Sungai Upih Kecamatan Kuala Kampar ini tidak memiliki mushalla yang representatif. Dan ini berbanding terbalik dengan saudara sesuku mereka yang memilih keyakinan sebagai penganut Nasrani di Desa Teluk. Dimana fasilitas untuk memperdalam agama yang mereka anut dibangun dengan megah. Seperti gereja Megah yang lengkap dengan penuntun ibadat mereka, pastor dan biarawati dan siap melayani jamaat baru mereka. Dan tentunya para muallaf suku akit ini juga sangat berharap agar mereka dibantu dibangunkan tempat ibadah untuk mereka menuntut ilmu agamanya, sehingga dapat menjadi ummat yang memahami secara baik tentang ajaran agama Islam. Jadi, mari sama-sama kita bantu meningkatkan kehidupan spiritual mereka dengan menyumbangkan sedikit harta yang kita miliki untuk perbaikan mushalla mereka. Sedangkan bantuan ini dapat dikirimkan Kantor YPMR Pelalawan jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci atau melalui rekening BNI Syariah YPMR Cabang Pelalawan dengan nomor rekening 0865-332-646.,” tutupnya. (Naz)

Editor : Bambang Rio

Comments

comments

Tentang Penulis: Dumai Pos News

Gambar Gravatar
Dumaiposnews.com merupakan situs berita yang merangkum setiap kejadian dari berbagai sumber dan Kami hadir untuk ikut andil dalam penyebarluasan informasi terkini kepada masyarakat.

Berita Terbaru