oleh

Lahan Semak Belukar Milik Pertamina, Kini Memberikan Manfaat Bagi Masyarakat

Loading...

MENGOLAH lahan yang dulunya semak belukar menjadi lahan pertanian tak semudah membalikan telapak tangan, hanya yang ahlinya bisa melakukannya.

Seperti yang dilakukan Kelompok Tani Bukit Mekar, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Riau berkat tangan dingin Nasib dan kawan kawan lahan Pertamina RU II Dumai yang dulunya semak belukar dan tak memiliki nilai ekonomis kini memberikan manfaat bagi masyarakat.

Nasib, lelaki paruh baya yang berprofesi sebagai petani ini awalnya terlihat gugup ketika diminta memberikan kesan di hadapan team manajemen PT Pertamina RU II Dumai tentang keberhasilannya menggarap lahan tidur.

Kini semuanya terlihat indah, apapun jenis tanaman sayur mayur yang ditanam telah memberikan rupiah kepada kelompok tani. Bahkan tak hanya pertanian yang digarap, tetapi usaha telah meluber hingga ke kolam pemancingan ikan. Siapaun bisa datang dan menikmati dinginnya udara di sekitar wilayah pertanian dan perikanan, dengan pemandangan serba hijau.

Nasib menuturkan sebelum adanya pembinaan dari Pertamina, para petani sukar untuk mengembangkan usaha pertanian. Setelah Pertamina RU II datang dan ikut membantu permodalam kami, Alhamdulillah, ternyata bisa mengubah penghasilan saya dan kawan kawan petani lainya yang tergabung dalam kelompok tani(poktan) Bukit Mekar ini.

Pria berpostur tubuh sedang ini menuturkan lagi, kita dibina, dipinjamkan lahan,diberi modal usaha oleh Pertamina RU II Dumai. Hasilnya,sekarang lumayan untuk membantu memenuhi kebutuhan kami sehari-hari. Berbagai tanaman berhasil tumbuh dilahan ini seperti Cabai, Jagung, ikan lele.

Kelompok Tani Bukit Mekar, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan memanfaatkan lahan Pertamina untuk membangun kolam pemancingan untuk masyarakat Dumai

Pertamina merupakan salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bergerak mengelola minyak dan gas bumi selalu peduli dengan masyarakat. Mereka mensupport dan memperbolehkan kami mengelola lahan mereka, ilmu kami dapat, modal mereka beri. Hasilnya lahan tidur yang dulunya semak belukar kini penuh dengan berbagai tanaman.

Tak lekang oleh waktu, Pertamina sebagai perusahaan energi nasional selalu berpartisipasi aktif dan berkomitmen dalam menyeimbangkan dan melestarikan alam, lingkungan dan masyarakat melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).

Salah satu bentuk pengimplementasian program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pertamina adalah selalu memberi perhatian khususnya untuk Kelompok Tani (Poktan) Bukit Mekar yang sudah bertahun tahun menempati lahan tidur milik PT Pertamina RU II yang diapit oleh tembok sekolah di Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan.

Ketua Kelompok Tani Bukit Mekar Nasib menjelaskan pemanfaatan lahan tidur seluas 15 Hektare sudah berjalan sejak 2008 silam atau sekitar 11 tahun lamanya dan kini telah disulap menjadi lahan pertanian jenis holtikultura yang produktif jadi sumber penghasilan potensial.

Seiring berjalannya waktu tidak hanya tanaman Hortikultura , dilahan tidur pertamina juga dikelola budi daya ikan lele, tanaman Hidroponik, Kolam pancing bahkan kedepan akan menjadi lokasi eduWisata. Semua perkembangan lahan tidur ini berkat Perhatian Pertamina RU II Dumai melalui CSR yang selalu mendukung, mensupport Poktan Mekar untuk ‘Move On‘ menuju masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Kata Nasib, penggarapan lahan tidur Pertamina oleh Poktan Bukit Mekar awalnya hanya beberapa hektar, saat sudah cukup luas. Bahkan perjalannya tak semulus yang dibayangkan, kerap gagal namun semuanya itu tak membuat kami patah semangat. Pada akhirnya Poktan Bukit Mekar bangkit berkat doa dan semangat serta tangan dingin anggota kelompok tani.

Dulu pola penanaman masih secara manual menggunakan cangkul karena terbatas peralatan yang dimiliki oleh Poktan Bukit Mekar. Dalam kondisi sulit itu, para anggota semakin semangat bekerja agar hasil yang ditanam berbuah sebagaimana yang diharapkan.

Usaha dan kerjakeras serta doa sudah dilakukan, dan allah mengabulkan doa kami dengan memberikan hasil panen yang optimal. Seiring berjalannya waktu perubahan demi perubahan terus dirasakan Kelompok Tani Bukit Mekar, pola awal penanaman secara manual kini telah beralih pola modern dengan hasil pertanian capai ratusan ton dan mulai dipasarkan setiap kali panen. Lagi-lagi tangan dingin Pertamina RU II Dumai membawa perubahan yang besar bagi Poktan Bukit Mekar.

Kata Nasib lagi, Pertamina telah menyalurkan bantuan CSR beberapa kali untuk Poktan Bukit Mekar, awalnya ditahun 2016 berupa pelatihan dan pembinaan dalam pemanfaatan limbah pertanian menjadi kompos menggunakan dekomposter.

Tahun berikutnya Pertamina RU II dan Kelompok Tani Bukit Mekar mulai mengembangkan program pertanian yang terintegrasi dengan perikanan melalui budidaya ikan lele. Poktan mendapatkan pembinaan dari pertamina yang menghadirkan dosen dari Universitas Gajah Mada untuk melatih Poktan dibidang pertanian dan budidaya ikan.

Tidak sampai di situ, tahun 2018 mulai diimplementasikan teknik pertanian semi modern dengan penyiraman menggunakan sprinkler dan juga pertanian hidroponik, hingga pembuatan embung. Kemudian ditahun 2019 tersedia kolam pancing , dengan perpaduan pertanian dan perikanan kedepan lahan tidur ini bakal jadi sasaran program eduwisata untuk masyarakat.

Kalau dihitung bantuan yang diberikan Pertamina sudah tidak ternilai dibanding ilmu yang kami dapat. Begitu banyak perhatian serta peranan pertamina demi kemajuan serta keberhasilan Poktan Bukit Mekar, Bukit Datuk.” Kami sangat terbantu dengan dukungan Pertamina karena selain bisa mengelola lahan perusahaan yang dulunya semak belukar, kita sudah menjadi hamparan sayur mayur.

Dari hasil pertaniannya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, hingga biaya pendidikan anak bisa terpenuhi berkat lahan Pertamina RU II Dumai di Bukit Datuk. Pertamina itu bapak angkat yang selalu memperhatikan kelangsungan hidup anaknya.

“Kami diberi pinjaman lahan untuk dikelola hingga menghasilkan rupiah, tak hanya sampai disitu kami juga diperhatikan, dibina dan dibimbing. Pertamina selalu ada disaat kami senang maupun kesusahan.
Keberhasilan ini telah meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, bahkan mengurangi angka kemiskinan.

Pertamina selalu hadir ditengah masyarakat baik disekitar operasional, bahkan bantuan CSR yang disalurkan setiap tahun menyentuh diberbagai bidang seperti lingkungan ,kesehatan ,pendidikan dan sebagainya yang dinilai tepat sasaran.

Lebih lanjut Nasib menjelaskan lahan PT Pertamina RU II Dumai yang terletak di area komplek perumahaan Bukit Datuk, Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan sudah dikelola oleh kelompok tani Bukit Mekar semenjak tahun 2008 yang silam.

Pemanfaatan lahan yang dilakukan kelompok tani Bukit Mekar tidak langsung memberikan nilai rupiah seperti yang diharapkan, dikarena kawasan tersebut merupakan bukit berpasir. Kondisi tersebut membuat banyak para petani dan anggota kelompok tersebut tidak mendapatkan hasil yang diharapkan sehingga menjadi patah arang dan meninggalkan tanah PT Pertamina RU II untuk beralih lahan dan mencari profesi lainnya.

Melihat kondisi tersebut, pria lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tersebut terus memutarkan pikiran dan mencari inovasi agar tanaman dapat tumbuh dan subur seperti yang diinginkan oleh dirinya dan beberapa orang rekan-rekannya yang masih bertahan.

Kelompok Tani Bukit Mekar, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan memanfaatkan lahan Pertamina untuk membangun kolam pemancingan untuk masyarakat Dumai

Tahun demi tahun dirinya terus mencari solusi, hingga cara pertanian hidroponik membuat lahan tersebut tidak gersang seperti yang dipikirkan oleh sahabat-sahabatnya yang telah putus asa.

Pertanian hidroponik sendiri, disebutkannya membantu anggota kelompoknya mayoritas telah lanjut usia, dikarenakan pelaksanaan dalam bercocok tanam tersebut tidak membutuhkan tenaga yang berat. Keberhasilan yang diperoleh kelompok tani Bukit Mekar tersebut, membuat PT Pertamina RU II Dumai menggaet kelompok tersebut menjadi kelompok tani binaan, sehingga berbagai bantuan dikucurkan untuk mengembangkan potensi di lahan yang tidak berapa jauh dari lapangan Golf Putri Tujuh itu.

Kevin Kurnia Gemilang, Junior Officer CSR PT Pertamina RU II Dumai mengatakan, pihaknya telah membantu kelompok tani Bukit Mekar semenjak tahun 2016 yang lalu dengan anggaran program tanggung jawab sosial perusahaannya. Kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan terhadap kelompok tani tersebut, Kevin menjelaskan pihaknya mengarahkan kelompok tani Bukit Mekar mengelola lahan tersebut terkonsep pertanian perikanan yang terintegrasi.

Selain kolam ikan, Pertamina juga membuat embung sebagai cadangan air kawasan tersebut, serta bisa dimanfaatkan untuk sumber air dalam pencegahaan kebakaran hutan dan lahan. Embung tersebut juga dimanfaatkan sebagai kolam pancing yang bisa meningkatkan ekonomi kelompok tani binaan.

“Harapan kita kedepan, area seluas 18 hektare tersebut bukan hanya akan menjadi daerah eduwisata tetapi juga area agrowisata dimana masyarakat bisa belajar cara menanam tanaman, dan juga pengunjung bisa membeli serta memetik hasil panen ditempat,” katanya.***

 

Penulis : Miswanto

 

Comments

comments

Berita Terbaru