oleh

CEO Wonderful Nusantara Kemenparekraf Buka Festival Bekudo Bono, Di Teluk Meranti

Loading...

PELALAWAN (DUMAIPOSNEWS.COM ) – Bono, begitulah masyarakat Pelalawan menyebutnya,ombak yang awalnya sangat menakutkan, khususnya bagi warga di Teluk Meranti, Pelalawan. Namun, kondisinya berbalik, ombak Bono justru kini sangat ditunggu. Bahkan wisatawan mancanegara rela atau berburu datang ke Teluk Meranti hanya untuk mendapatkan Bono. Dengan adanya kedasyatan ombaknya membuat bono sebagai salah satu wisata unggulan Riau dalam program lounching Riau menyapa Dunia.
Akhirnya upaya Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pelalawan untuk mempromosikan kedahsyatan objek pariwisata gelombang Bono kepada dunia membuahkan hasil,dimana pada tahun 2017 lalu agenda rutinitas tahunan masyarakat kabupaten Pelalawan yakni festival Bekudo Bono dikecamatan Teluk Meranti, masuk dalam kelender agenda pariwisata nasional. Untuk sekian kalinya, pada tahun 2019 ini pelaksanaan festival Bekudo Bono kembali digelar, Kamis (14/11) kemarin. Dalam festival Bekudo Bono diikuti sebanyak delapan peselancar dari mancaganegara yakni negara Francis, England, Kanada serta China . Disamping itu, ivent wisata Bono berjalan lancar dan aman.

Dalam ivent tahunan yang digelar ini dihadiri dan dibuka oleh Kepala Calender Of Event (CEO) Wonderful Nusantara dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata (Kemenparekraf) Republik Indonesia Hesty Reko Astuti yang disambut oleh Bupati Pelalawan HM Harris dan jajaran. Ada juga Kapolres Pelalawan AKBP Muhammad Hasyim serta perwakilan Forkopimda lainnya.
Pantauan Dumai Pos dilapangan, acara festival Bekudo Bono yang dilaksanakan, para peselancar profesional yang terdiri dari manca negara dan domestik menunjukan kepiawaiannya menunggangi gelombang tujuh hantu itu. Di kawasan Tanjung Membayang puluhan peselancar sudah menunggu hempasan ombak yang terkenal ganas itu. Namun ketinggiannya kurang maksimal lantaran perairannya dalam hingga mengakibatkan gelombang masuk ke dalam,membuat para surfer lokal kurang puas dengan penampilannya.
Saat memberikan sambutan, Kepala Calender Of Event (CEO) Wonderful Nusantara dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata (Kemenparekraf) Republik Indonesia Hesty Reko Astuti mengatakan, bahwa dirinya sangat terkesan dengan fenomena alam ombak Bono Sungai Kampar setelah dirinya melihat secara langsung. Pihaknya mengaku takjud dengan gelombang yang tinggi ada di sungai dan tidak hanya di laut saja. Fenomena unik serta keindahan gelombang sungai itu, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang. Untuk itu pengembangan wisata ombak Bono harus dilakukan dengan serius agar menjadi destinasi wisata unggulan di Riau.
“Ya, Bekudo Bono merupakan salah satu festival wisata masuk dalam kelendar ivent patiwisata nasional dan disamping itu juga tahun depan atau Tahun 2020 Bekudo Bono kembali masuk kalender destinasi wisata . Untuk masalah sarana dan prasarana di wisata Bono kita sanga mendukung, dimana kita akan mengajukan anggarannya. Saya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk tidak bisa berharap pada wisata surfing saja, tapi harus mengembangkan ya g lainnya salah satunya pada bidang budaya juga,”terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pelalawan Drs H Zardewan MM mengatakan, bahwa selama ini Pemerintah Daerah sudah berupaya maksimal membangun kawasan wisata Ombak Bono termasuk mempublikasikan kedunia internasional. Mulai dari pembangunan akses jalan, lokasi parkir, hingga fasilitas pendukung lainnya. Hanya saja, dalam membangun wisata Ombak Bono tidak cukup hanya menggunakan tangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan saja, dibutuhkan sentuhan dan kepedulian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau serta pemerintah pusat melalui Kemenparekraf RI.
” Kami sangat membutuhkan dukungan berupa pembangunan di wisata Bono dari pusat dan daerah,kalau hanya kita tidak bisa maksimal. Selain wisata Bono, kita juga punya tempat wisata lainnya seperti wisata Danau Kajuwid, tugu ekuator, Taman Nasional Teso Nillo (TNTN) dan lainnya. Kita berharap mendapatkan bantuan dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Pusat. Kalau wisata kita maju, bisa menghasilkan pendapatan buat negara dan masyarakat akan hidup sejahtera,” tutupnya.(naz)

Editor : Bambang Rio

Comments

comments

Tentang Penulis: Dumai Pos News

Gambar Gravatar
Dumaiposnews.com merupakan situs berita yang merangkum setiap kejadian dari berbagai sumber dan Kami hadir untuk ikut andil dalam penyebarluasan informasi terkini kepada masyarakat.

Berita Terbaru