oleh

Prabowo, Salah Satu Wajah Baru di Kabinet Jokowi

Loading...

JAKARTA(DUMAIPOSNEWS) – Prabowo Subianto menjadi salah satu wajah baru dalam kabinet Jokowi. Selain Prabowo, ada juga Mahfud MD, Tito Karnavian hingga Nadiem Makarim.

Namun, wajah baru dalam kabinet Jokowi ini bukanlah orang baru dalam kancah politik, bisnis, kepolisian, TNI, hukum, dan lainnya. Kebanyakan nama mereka sudah tersohor sebelum menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju. Mereka juga sudah pernah menempati jabatan strategis di bidang lain, baik itu hukum, kepolisian, TNI, bisnis, maupun calon presiden.

JPNN.com merangkum profil singkat beberapa nama baru yang kini duduk dalam Kabinet Indonesia Maju, membantu Jokowi – Ma’ruf Amin menjalankan roda pemerintahan. (boy/jpnn)

Beberapa wajah baru di Kabinet Jokowi:

1. Prabowo Subianto. Dia adalah Ketua Umum Partai Gerindra. Dua kali menjadi calon presiden, rival Jokowi. Satu kali menjadi calon wakil presiden, mendampingi capres Megawati Soekarnoputri. Jabatan strategis di TNI juga pernah diemban mantan menantu Presiden Kedua RI Soeharto itu. Antara lain, Danjen Kopassus dan Pangkostrad. Kini, Prabowo dipercaya menjabat Menteri Pertahanan. Pada Kabinet Kerja, jabatan Menhan dipercayakan kepada Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu.

2. Mohamad Mahfud MD. Dia sekarang dipercaya menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam). Pos yang diisi Jenderal (Purn) Wiranto pada Kabinet Kerja. Karier Mahfud sangat lengkap di dunia eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Pria kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur, 13 Mei 1957, itu pernah menjadi menteri pertahanan pada era Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Mahfud menjabat Menhan sejak 26 Agustus 2000 sampai 20 Juli 2001. Kemudian, Mahfud pernah menjabat menteri kehakiman dan HAM pada 2001. Periode 2004-2009, Mahfud MD menjadi anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pada 2008 Mahfud terpilih menjadi hakim konstitusi. Mahfud MD melenggang menjadi ketua Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2008-2013. Kini, Mahfud menjabat anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

3. Tito Karnavian. Pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 26 Oktober 1964 ini sebelumnya menjabat Kapolri. Kini, alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1987 itu dipercaya menjadi Menteri Dalam Negeri. Nama Tito sangat dikenal luas publik. Peraih Adhi Makayasa atau lulus terkaik Akpol pada 1987 ini pernah mengemban berbagai jabatan strategis di Polri. Antara lain, Kepala Densus 88 Antiteror, Kapolda Papua, Kapolda Metro Jaya, Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena) Kapolri, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

4. Fachrul Razi. Dia dipercaya menjadi Menteri Agama di Kabinet Indonesia Maju. Pria kelahiran Banda Aceh 26 Juli 1947 itu pernah menjabat Wakil Panglima TNI. Jebolan Akademi Militer 1970 itu pernah pula menjabat Gubernur Akmil, Kepala Staf Umum ABRI (sekarang TNI), Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan (sekarang Kementerian Pertahanan).

5. Nadiem Makarim. Kini dia mantan CEO GoJek. Nama Nadiem melambung seiring maraknya bisnis online dan transportasi berbasis aplikasi. Pria kelahiran Singapura, 4 Juli 1984, itu kini dipercaya menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

6. Dokter Terawan Agus Putranto. Sebelumnya, Terawan menjabat Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. Sekarang atau di Kabinet Indonesia Maju, Terawan dipercaya menjabat Menteri Kesehatan. Jabatan ini pada Kabinet Kerja diisi oleh Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek.

7. Juliari Peter Batubara. Politikus PDI Perjuangan itu dipercaya menjadi Menteri Sosial di Kabinet Indonesia Maju. Pada Kabinet Kerja, posisi ini terakhir diisi oleh Agus Gumiwang Kartasasmita. Juliari atau biasa disapa Ari, merupakan anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan 2014-2019, dan sempat dilantik kembali sebagai legislator periode 2019-2024. Pria kelahiran Jakarta 22 Juli 1972 ini juga berpengalaman di dunia bisnis.

8. Ida Fauziyah. Dia merupakan politikus PKB yang dipercaya menjabat Menteri Ketenagakerjaan pada Kabinet Indonesia Maju. Sebelumnya atau di Kabinet Kerja, pos ini diisi oleh Hanif Dakhiri, rekan separtai Ida. Perempuan kelahiran Mojokerto, 16 Juli 1969 ini pernah beberapa periode menjadi anggota DPR. Dia sempat menjadi calon wakil gubernur Jawa Tengah, berpasangan dengan Sudirman Said pada 2018. Hanya saja, pasangan Sudirman dan Ida, harus mengakui keunggulan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin.

9. Johnny Gerard Plate. Pria kelahiran Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, 10 September 1956 ini dipercaya menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika pada Kabinet Indonesia Maju. Di Kabinet Kerja, posisi ini diisi oleh Rudiantara. Johnny sampai saat ini menduduki posisi Sekretaris Jenderal Partai Nasdem. Dia pernah menjadi anggota DPR periode 2014-2019, dan sempat dilantik sebagai legislator 2019-2024.

10. Syahrul Yasin Limpo. Mantan gubernur Sulawesi Selatan ini dipercaya menjadi Menteri Pertanian di Kabinet Indonesia Maju. Pada Kabinet Kerja, jabatan ini dipegang Amran Sulaiman. Syahrul yang lahir di Makassar, Sulsel, 16 Maret 1955 merupakan politikus Partai Nasdem. Sebelumnya, Syahrul adalah politikus Partai Golkar. Syahrul memulai karier sebagai PNS pada 1980. Syahrul pernah menjabat sebagai bupati Gowa dua periode. Setelah itu, dia menjadi wakil gubernur Sulsel mendampingi Amin Syam. Pilkada Sulses 2007, Syahrul yang berpasangan dengan Agus Arifin Numang, yang saat itu menjabat ketua DPRD Sulsel, mengalahkan Amin Syam. Syahrul pun menjadi gubernur Sulsel. Pada 2013, Syahrul kembali maju bersama Agus, dan memenangkan Pilkada Sulsel. Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Syahrul maju menjadi calon aleg DPR dari Partai Nasdem dan bertarung di daerah pemilihan (dapil) Sulsel II yang meliputi Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Bone, Maros, Pangkep, Barru, Soppeng, Wajo, dan Kota Parepare. Namun, Syahrul gagal lolos ke Senayan. Kini dia menjadi menteri.

11. Suharso Monoarfa. Dia dipercaya menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional di Kabinet Indonesia Maju. Terakhir, posisi ini di Kabinet Kerja diisi oleh Bambang Brodjonegoro. Suharso merupakan pelaksana tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pria kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, 31 Oktober 1954 itu adalah anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) 2015-2019 atau era Jokowi – Jusuf Kalla. Di era Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, Suharso menjabat menteri perumahan rakyat (2009-2011). Suharso sebelumnya adalah anggota DPR Fraksi PPP periode 2004-2009. Di era Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri, Suharso adalah staf khusus Wakil Presiden Hamzah Haz. Hamzah saat itu juga merupakan ketua umum PPP.

12. Erick Thohir. Pengusaha suskes ini dipercaya menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Kabinet Indonesia Maju. Nama Erick sudah tidak asing lagi Dia merupakan mantan ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf di Pilpres 2019 lalu. Pria kelahiran Jakarta 30 Mei 1970 ini merupakan pendiri Mahaka Grup. Mahaka adalah induk dari perusahaan yang bergelut pada bidang bisnis media dan entertainment. Erick merupakan adik dari pengusaha sukses, Garibaldi ‘Boy’ Thohir. Erick pernah mendapat kepercayaan besar menjadi ketua pelaksana Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Asian Games sukses digelar.

13. Wishnutama. Profesional bisnis ini dipercaya menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Kabinet Kerja. Sebelumnya pada Kabinet Kerja, Menteri Pariwisata dijabat oleh Arief Yahya. Wishnutama lahir di Jayapura, 4 Mei 1970 itu. Sebelum mendirikan Net Mediatama Televisi, Wishnutama adalah direktur utama Trans 7, Trans TV, dan Net TV. Pada 2018, Wishnutama membuat kejutan. Dia dipercaya menjadi creative director (Sutradara Kreatif) Opening and Closing Ceremony Asian Games. Wishnutama bertanggung jawab terkait acara pembukaan dan penutupan Asian Games 2018.

14. Edhy Prabowo. Mantan Ketua Komisi IV DPR ini dipercaya menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabinet Indonesia Maju. Pada Kabinet Kerja, jabatan ini diisi oleh Susi Pudjiastuti. Edhy adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. Pria kelahiran Muara Enim, Sumatera Selatan , 24 Desember 1972 itu merupakan mantan prajurit TNI. Dia sempat mengenyam pendidikan di Akademi Militer 1991. Dua tahun berkarier di TNI, Edhy memutuskan keluar. Edhy merupakan anggota DPR periode 2009-2014, 2014-2019, dan 2019-2024. Dia juga pernah aktif di bidang bisnis dan olahraga.

15. Zainudin Amali. Dia dipercaya menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga di Kabinet Indonesia Maju. Sebelumnya, jabatan ini di Kabinet Kerja dipegang oleh Imam Nahrawi. Amali lahir di Gorontalo 16 Maret 1962. Politikus senior Partai Golkar itu pernah menjadi anggota DPR beberapa periode. Yakni, 2004-2009, 2009-2014, 2014-2019 dan 2019-2024. Pada periode 2014-2019, Amali menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR.

 

Sumber : JPNN

 

Comments

comments

Berita Terbaru