Jarang Keluar Rumah, Remaja Tewas Gantung Diri

BAGANSIAPIAPI (DUMAIPOSNEWS) — Seorang remaja berinisial JK (25) diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Remaja yang tinggal di Jalan Pusara Hilir, Kepenghuluan Bagan Jawa ini ditemukan tewas  tergantung dengan seutas tali yang menjerat lehernya.

Informasi yang dihimpun Dumai Pos, Selasa (8/10) malam kemarin menyebutkan, bahwa peristiwa tersebut yang pertama kali diketahui oleh abang kandungnya bernama Slamet pada hari Senin (7/10) sekira pukul 18.30 Wib malam.

Kongkowkuy

Dimana, saat itu Slamet baru saja pulang dari jalan Utama langsunh duduk di ruang tengah rumah sambil main HP. Dan setelah azan magrib dirinya hendak mandi dan masuk kedalam kamar. Saat itu dia melihat adiknya sudah tergantung disamping meja cermin.

Sesaat itu juga Slamet langsung mengangkat jasad adiknya keatas untuk mengendorkan tali yang mengikat leher adiknya yang biasa digunakan untuk jemuran. Jenazah lalu diturunkan dan rencananya akan diotopsi untuk keperluan penyidikan.

Menurut pengakuan warga, JK dikenal sebagai remaja yang pendiam dan jarang keluar rumah. Selain rajin membantu orang tuanya yang bekerja sebagai pandai besi, dalam kesehariannya dia juga lebih banyak menghabiskan waktu bermain HP.

” Sudah sebulan dia tidak mampir ke warung. Saya pun heran dan barusan dapat informasi sudah meninggal,” kata kang Amat.

Sementara itu Kapolsek Bangko, Kompol Sasli Rais SH yang dikonfirmasi secara terpisah kemarin membenarkan hal tersebut. ” Ya, sampai sejauh ini masih kita lakukan pendalaman, ” katanya.

Mantan Kapolsek Bagan Sinembah ini juga menyebutkan, bahwa atas peristiwa tersebut pihak keluarga sudah ikhlas serta menolak untuk di lakukan otopsi.

” Dan mayat akan dikebumikan oleh pihak keluarga di TPU tepatnya di jalan Pusara Hilir Kepenghuluan Bagan Jawa Kecamatan Bangko,” terang Sasli Rais kembali. (min)

Editor : Bambang Rio