oleh

PUPR Akan Tinjau Ulang Pabrik Farika di Jalan Soeta

DUMAI(DUMAIPOSNEWS)-Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Dumai akan melakukan peninjauan kembali terkait lokasi pabrik ready mix Farika yang beroperasi di wilayah Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai. Pabrik semen curah  di  Jalan Soekarno-Hatta (Soeta) ini dinilai tidak layak karena tidak lagi sesuai dengan garis sepadan jalan.

“Seiring perkembangan kota keberadaan perusahaan batching plant Farika ini tidak lagi layak karena terlalu dekat dengan garis sepadan jalan dan pemukiman warga, maka keberadaannya harus ditinjau ulang,” kata Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) kota Dumai, Farid baru-baru ini.

Dikatakan bahwa Farika telah ada sejak lama. Farika merupakan pabrik batching plant pertama di kota Dumai. Telah ada sejak Dumai masih berstatus kota administratif di bawah Kabupaten Bengkalis. Seiring perkembangan Kota Dumai yang kian pesat dan semakin padatnya perumahan penduduk serta terbangunnya ruas jalan protokol Soekarno-Hatta maka keberadaan pabrik di lokasi itu dinilai tidak lagi relevan dengan tata ruang yang telah dipersiapkan Pemerintah Kota Dumai.

“Melihat perkembangan kota dumai saat ini maka lokasi pabrik batching plant ini sudah tidak layak lagi dan kini kita sedang melakukan analisa agar lokasi pabrik ditinjau kembali dan dipindahkan mengikuti ketentuan tata ruang yang ada,” ucapnya.

Dia menjelaskan batas bangunan dengan jalan sesuai aturannya 1/2 + 1 dari pinggir jalan. “Misalkan badan jalan Soekarno Hatta 12 meter, maka 6 meter plus 1 yakni 7 meter dari pinggir jalan. Maka areal lokasi pabrik tidak boleh kurang dari itu,” katanya.(men)

Editor : Bambang Rio

Berita Terbaru