oleh

25 Perkara Karlahut dengan 9 Orang Tersangka

Loading...

DUMAI(DUMAIPOSNEWS)-Permasalahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjadi perhatian serius bagi seluruh instansi, tidak terlepas dari Kepolisian Resort Dumai. Terhitung sejak Januari hingga September 2019 tercatat ada 25 perkara Karlahut dengan 5 pelaku diduga melakukan pembakaran.

25 titik kebakaran itu, terdiri dari 9 perkara dalam penyidikan dan 16 perkara dalam penyelidikan pihak Polres Dumai.

“Sampai September 2019, ada 25 perkara Karlahut yang kita tangani. Dimana 16 perkara lidik dan 9 perkara sidik dengan jumlah tersangka 9 pelaku,” ujar Kapolres Dumai AKBP Andri Anata Yudhistira SIK melalui Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Dani Andika belum lama ini.

Adapun kata AKP Dani, dari 9 pelaku ini ada yang pemilik lahan dan ada juga pekerja terhadap lahan yang mereka bakar. Menurut beberapa undang undang yang menyatakan tegas larangan membakar hutan dan lahan, meski demikian masih banyak masyarakat yang nekat tertangkap tangan membakar hutan dan lahan.

“Para pelaku bisa terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dengan denda 10 miliar. Untuk itu, tidak henti-hentinya kita mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran apapun, sebab dampaknya sangat luas,” tugasnya.

Dani juga menambahkan, dari keseluruhan perkara karlahut yang ditangani Polres Dumai, mayoritas terjadi pada wilayah rawan seperti, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai Barat dan Dumai Timur.(ras)

Editor : Bambang Rio

 

Comments

comments

Berita Terbaru